Pengembangan Kurikulum Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir pada Perguruan Tinggi Berbasis Unity of Sciences (UoS) UIN Walisongo Semarang

Authors

  • Machrus Machrus Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Agus Imam Kharomen Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Aissya Salsa Safriliani Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Muhammad Anas Al Hazmi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.36781/kaca.v16i1.1069

Abstract

Tulisan ini sebagai respon atas perbedaan pendapat di antara para pakar tafsir mengenai kurikulum Prodi IAT di PTKI. Penelitian ini menawarkan konsep pengembangan kurikulum Prodi IAT berbasis unity of sciences (UoS) yang digagas UIN Walisongo Semarang dengan memfokuskan pada struktur kurikulum dan relevansinya dengan profil lulusan Prodi IAT. Penelitian ini termasuk kajian kepustakaan (library research), dengan menggunakan metode deskriptif-analisis dengan pendekatan interpretasi kontekstual. Temuan penting penelitian ini menyatakan bahwa struktur kurikulum Prodi IAT berbasis UoS terdiri tiga aspek. Pertama, tujuan kurikulum yaitu CPL mahasiswa mampu mengembangkan dan mempraktikkan ilmu-ilmu umum dalam kajian Al-Qur’an dan Tafsir dengan dilandasi nilai dan prinsip-prinsip agama. Kedua, materi kurikulum, yaitu penambahan mata kuliah yang sejalan dengan prinsip dan strategi UoS, serta mengarahkan orientasi mata kuliah pada prinsip dan strategi UoS. Ketiga, strategi pembelajaran berupa optimalisasi mata kuliah praktik dengan kegiatan berbasis projek dan produk yang menguatkan penguasaan mahasiswa atas teori dan internalisasi prinsip dan strategi UoS. Adapun relevansi kurikulum Prodi IAT dengan tantangan kontemporer terlihat pada tiga aspek. Pertama, distingsi kurikulum Prodi IAT berbasis UoS yang memfokuskan pada keseimbangan antara teori keilmuan tafsir, dan kemampuan mengaplikasikan paradigma UoS. Kedua, profil profesionalisme alumni Prodi IAT sebagai pribadi yang baik dalam profesi yang digelutinya, sekaligus menjadi pribadi yang responsif dan solutif terhadap problem sosial yang sedang terjadi di sekitarnya. Ketiga, karakteristik alumni Prodi IAT sebagai pribadi moderat, berwawasan luas, memiliki cara pandang holistik dan kontributif bagi kemaslahatan umat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chair, Badrul Munir. Falsafah Kesatuan Ilmu. Semarang: Southeast Asian Publishing, 2020.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. “Pedoman Pelaksanaan Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi Nomor 84/E/KPT/2020.” Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, 2020.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Panduan Penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi.

Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Paradigma Capaian Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, 2015.

Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jendral Pendidikan Islam. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program Studi Jenjang Sarjana pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dan Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi. Jakarta: Kementerian Agama tahun 2018.

Endrotomo. “Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Dan Implikasinya Pada Dunia Kerja Dan Pendidikan Tinggi.” Tim Penyusun KKNI DIKTI, 2013.

Firdaus, Fauzan Akmal. “Peluang dan Tantangan Kurikulum Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia”. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP), Vol. 1, No. 1 (2023): 93-108.

https://uin-suka.ac.id/id/berita/detail/407/menjawab-tantangan-global-aiat-petakan-ciri-khas-prodi-iat-se-indonesia diakses 17 Desember 2024.

Huda, Achmad Robi’ul. dan Mahfudh. “Strategi Pembelajaran Penafsiran Ayat Al-Qur’an Berbasis Maudhu’i di Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin IAIN Kota Kediri.” Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Vol. 9, No. 1 (2019): 117-129.

Junaidi, Aris. Dkk. Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Di Era Industri 4.0 Untuk Mendukung Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2020.

Kadri, Raja Muhammad. dan Syafril. “Pandangan Quraish Shihab terhadap Pengajaran Tafsir Al-Qur’an di Perguruan Tinggi.” Jurnal Syahadah, Vol. VIII, No. 2 (2020): 25-42.

Kaimuddin. “Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi.” Jurnal Al-Ta’dib, Vol. 8, No. 1 (2015): 19-38.

Keputusan Ketua Asosiasi Ilmu Alquran dan Tafsir (AIAT) Nomor: 3/12/AIAT/2015 tentang Mata Kuliah Wajib Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Se-Indonesia.

Laporan Kegiatan Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Unity of Science IAIN Walisongo Tahun 2013.

llah Sailah et al. Panduan Kurikulum Pendidikan Tinggi (K-DIKTI). Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, 2014.

Salinan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.”

Shihab, M. Quraish. Membumikan Al-Qur’an. Banung, Mizan, 2013.

Soetomo, Greg Sains dan Problem Ketuhanan. Yogyakarta: Kanisius, 1995.

Solong, Najmuddin Petta. dan Husni Idrus. “Dinamika Pembelajaran Tafsir di Perguruan Tinggi Islam (Analisis Perkembangan Studi al-Qur’an).” Al-Risalah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 1, No. 1 (2022): 76-88.

Sudarto. Metodologi Penelitian Filsafat. Jakarta: Rajawali, 1996.

Supena, Ilyas. Pergeseran Paradigmatik Epistemologi Ilmu-ilmu Keislaman. Semarang: Karya Abadi Jaya, 2015.

Tim Penyusun. Kurikulum Outcome Based Education (OBE), KKNI dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Semarang: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang, 2024.

Tim Penyusun. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program Studi Jenjang Sarjana pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dan Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan IslamKementerian Agama Republik Indonesia, 2018.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi Pasal 35 Nomor 3.

Wahid, Abdul. “Al-Qur’an dan Tafsir di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.” Hermeneutik, Vol. 8, No. 2 (2014): 325-342.

Wardani, Kajian Al-Qur’an dan Tafsir di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Perspektif Integrasi Ilmu dan Berbagai Wacana Pendekatan. Yogyakarta: Zahir Publishing, 2020.

Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2014

Downloads

Published

2026-02-23

How to Cite

Machrus, M., Kharomen, A. I., Safriliani, A. S., & Al Hazmi, M. A. (2026). Pengembangan Kurikulum Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir pada Perguruan Tinggi Berbasis Unity of Sciences (UoS) UIN Walisongo Semarang. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 16(1), 42–64. https://doi.org/10.36781/kaca.v16i1.1069

Issue

Section

Articles