Reinterpretasi Kata Qiwamah dalam Al-Qur’an Surah Al-Nisa’: 34 Perspektif Contextual Approach Abdullah Saeed

Authors

  • Mitha Mahdalena Efendi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36781/kaca.v10i2.3126

Keywords:

qiwamah, kepemimpinan perempuan, tafsir surah al-nisa’.

Abstract

Adanya tulisan ini merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh penulis dalam penggunaan tafsir kontekstual yang diperkenalkan oleh Abdullah Saeed sebagai penyempurna dari teori yang dimiliki oleh Fazlur Rahman yakni double movement. Dalam tulisan ini penulis memaparkan perihal kepemimpinan perempuan khususnya mengenai kata qiwamah yang menjadi sebuah polemik dalam ruang lingkup keilmuwan terutama di bidang tafsir. Hal ini tentunya didasari dengan beberapa pendapat yang disertai dengan dalil-dalil yang saling berhubungan satu sama lainnya. Sehingga kata qiwamah itu sendiri dapat dimaknai sebagai pemimpin yang memiliki sisi keistimewaan perempuan dibandingkan laki-laki yang memiliki kemampuan dalam memberikan nafkah kepada istri. Sehingga dengan demikian, sangat diperlukan adanya kajian lebih lanjut terkait kata qiwwamah itu sendiri mengingat pada saat ini tidak hanya laki-laki saja yang bisa menjadi pemimpin bahkan sebaliknya.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-07-30

How to Cite

Efendi, M. M. (2020). Reinterpretasi Kata Qiwamah dalam Al-Qur’an Surah Al-Nisa’: 34 Perspektif Contextual Approach Abdullah Saeed. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 10(2), 196–207. https://doi.org/10.36781/kaca.v10i2.3126

Issue

Section

Articles