Konsep Khulu’ dalam Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Isu Kesetaraan Jender: Perspektif Al-Tabari dan M. Quraish Shihab

Authors

  • Elima Amiroh Nur Azizah Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri
  • Aziz Miftahus Surur Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

DOI:

https://doi.org/10.36781/kaca.v16i1.1300

Abstract

Isu kesetaraan jender dalam perceraian, khususnya terkait khulu’ (cerai gugat oleh istri) masih jarang dikaji dalam studi tafsir al-Qur’an. Padahal, menurut data Badan Pusat Statistik pada tahun 2025 tercatat terdapat 394.608 kasus perceraian dan pengajuan perceraian paling banyak diajukan istri (gugat cerai) sebanyak 308.956 kasus dan sisanya oleh suami. Islam memperbolehkan perceraian namun menjadi pilihan terakhir, dan al-Qur’an juga menjelaskan tentang perceraian yang diajukan oleh pihak suami (talak) dan perceraian yang diinisiasi oleh istri (khulu’). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penafsiran ayat khulu’ pada surah al-Baqarah ayat 229 perspektif Imam Al-Tabari dan M. Quraish Shihab. Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research) yang menjadikan al-Qur’an, kitab tafsir Misbah dan kitab tafsir Al-Tabari sebagai sumber primer dan untuk melengkapinya dengan berbagai macam artikel, buku-buku dan kitab fiqih sebagai sumber sekunder. Penelitian ini juga menggunakan studi komparasi bertujuan untuk membandingkan penafsiran ulama kontemporer dan penafsiran ulama klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua mufassir sepakat bahwa khulu’ merupakan hak perempuan untuk melepaskan diri dari pernikahan ketika dikhawatirkan keduanya tidak dapat menegakkan hukum-hukum Allah. Namun terdapat sedikit perbedaan pada penegasan dalam tafsir Al-Tabari yang menekankan pada aspek historis, kondisi nusyuz, dan legitimasi penerimaan tebusan pemberian istri kepada suami, sedangkan dalam tafsir Misbah lebih menjelaskan prinsip keadilan, kemaslahatan, dan perlindungan terhadap perempuan dari ketidakadilan dalam rumah tangga. Dengan demikian, khulu’ dalam al-Qur’an dapat dipahami sebagai hukum Islam yang menggambarkan nilai keadilan dan kesetaraan jender dalam relasi suami istri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif, Nur, Asep Ubaidillah, and Muhammad Sulhan. “Konsep Kesetaraan Gender Perspektif Fatima Mernissi Dan Implikasinya Dalam Pendidikan Islam.” IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam 3, no. 02 (2020): 229–42.

Al Farisi, Salman, Nadia Dina Azkiya, Rhafi Dhanar Dedeary Mahardian, and Nadliroh Nabil. “Kontekstualisasi Makna Hadis Perceraian Di Era Modern: Perspektif Hermeneutika Fazlur Rahman.” KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin 15, no. 2 (2025): 270–301.

al-Qurtubi. Tafsir Qurthubi. 2020. http://archive.org/details/tafsir-qurthubi.

Anggraeni, Rr Dewi, and Dianna Primadianti. “Perlindungan Hukum Pihak Istri Dalam Pengajuan Khulu’ Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.” Mizan: Journal of Islamic Law 5, no. 1 (2021): 101. https://doi.org/10.32507/mizan.v5i1.999.

Arifin, Johar. “Tingginya Angka Cerai Gugat Di Pengadilan Agama Pekanbaru Dan Relevansinya Dengan Konsep Kesetaraan.” Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender 16, no. 2 (2017): 141–55.

Arifin, Syukron, and Habibi Al Amin. “Gugat Cerai Wanita Karir Dalam Pandangan Ibnu Hazm.” MAQASID 12, no. 2 (2023). https://journal.um-surabaya.ac.id/Maqasid/article/view/20006.

Ath-Thabari, Abu Ja’far Muhammad bin Jarir. Tafsir Al-Thabari. 26 Jilid. 2004.

Darussamin, Zikri. “Esensi Khulu’dalam Hadis Riwayat Ibnu Abbâs Perspektif Maqâshid Al-Syari’ah.” Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam 6, no. 3 (2025): 1498–510.

Hermawan, Faza Pauzia, and Tajul Arifin. “Khulu: Tinjauan Menurut Hadits Bukhori Dan Pasal 148 KHI.” Al Fuadiy Jurnal Hukum Keluarga Islam 6, no. 1 (2024): 42–58. https://doi.org/10.55606/af.v6i1.912.

Huda, Miftahul. “Relevansi Konsep Khulu’Menurut Imam Shāfi’i Dan Imam Hambali Dengan Kompilasi Hukum Islam.” PhD Thesis, IAIN Ponorogo, 2022. https://etheses.iainponorogo.ac.id/18660/1/210117160_Miftahul%20Huda_Hukum%20Keluarga%20Islam.pdf.

Irsyadillah, Alfi Abdul Aziz. “Kajian Penafsiran Ayat-Ayat Perceraian Dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Fi Zilal Al-Qur’an Karya Sayyid Quthb.” Undergraduate, IAIN Kediri, 2024. https://etheses.iainkediri.ac.id/17660/.

Jamali, Lia Laquna. “REINTERPRETASI HADIS-HADIS KHULU’(GUGAT CERAI):(Aplikasi Teori Fatima Mernissi).” PhD Thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA, 2019. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/48046/.

Jatayu, Mukti. “MAKNA PAKAIAN (LIBAS) BAGI PASANGAN DALAM AL-QUR’AN (Studi Pemikiran M. Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah).” PhD Thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG, 2021. http://repository.radenintan.ac.id/14595/2/COVER_BAB%20I%20II_DAPUS.pdf.

Kadir, Faqihuddin Abdul. Fiqih Al-Usrah Fondasi Akhlak Mulia Dalam Hukum Keluarga. Afkaruna, 2025.

Kamal, Sabran, and Moh Abdul Kholiq Hasan. “Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah Dalam Surah Ar-Rum: 21 Dan At-Tahriim: 6.” Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya 4, no. 5 (2025): 1747–58.

Lukman, Lukman Hakim. “ANALISIS PUTUSAN HAKIM PERADILAN AGAMA JEMBER TERKAIT CERAI GUGAT NOMOR 5577/PDT.G/2023/PA.JR PERSPEKTIF MADZAHIBUL ARBA’AH.” MASADIR: Jurnal Hukum Islam 5, no. 01 (2025): 1091–112. https://doi.org/10.33754/masadir.v5i01.1638.

Millati, Halya, Elima Amiroh Nur Azizah, Mohammad Chaedar Syed Abdurrahman Al-Yahya, and Muhammad Miqdam Makfi. “Gender Relations in the Qur’an: Efforts to Humanize Women Through a Feminist Interpretation Perspective.” Al-Karim: International Journal of Quranic and Islamic Studies 3, no. 2 (2025): 233–58. https://doi.org/10.33367/al-karim.v3i2.7912.

Mumtaz, Raniah, Rumba Triana, and Aceng Zakaria. “KONSEP KHULUâ€TM DALAM AL-QURâ€TMAN: Studi Analisis Tafsir Ayat Tentang Khuluâ€TM Menurut Imam Qurtubi.” ProsA IAT: Prosiding Al Hidayah Ilmu Al-Quran Dan Tafsir 1, no. 1 (2019): 50–62.

Musaada, Wiwit. “HAK KHULU’BAGI PEREMPUAN PERSPEKTIF KEADILAN GENDER ANALISIS PUTUSAN HAKIM PENGADILAN AGAMA JAKARTA PUSAT NO: 1579/PDT. G/2022/PA. JP.” PhD Thesis, UNUSIA, 2023. http://repository.unusia.ac.id/id/eprint/176/.

Musthafa, Alwi, Siti Salma, Anisa Syawaliana, and Anwar Hafidzi. “Perbandingan Konsep Khulu’ Dalam Hukum Islam Dan Hukum Pernikahan Di Indonesia.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 2, no. 2 (2024): 1132–43. https://doi.org/10.62976/ijijel.v2i2.545.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, Dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 15. IV. Lentera Hati, 2011.

Sholikhah, Zumrotus. “Rekonstruksi Gender Dalam Islam: Studi Kritis Atas Tafsir Tradisional Perspektif Feminisme.” IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies 6, no. 1 (2025). https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/ijougs/article/view/11623.

Suhendra, Darmiko. “KHULU’ DALAM PERSFEKTIF HUKUM ISLAM.” ASY SYAR’IYYAH: JURNAL ILMU SYARI’AH DAN PERBANKAN ISLAM 1, no. 1 (2016): 219–33. https://doi.org/10.32923/asy.v1i1.672.

Sumbulah, Umi, and Fauzan Zenrif. “KESETARAAN GENDER DALAM PERCERAIAN:(Kajian Hadis Tentang Gugat Cerai).” Al-Majaalis: Jurnal Dirasat Islamiyah 11, no. 2 (2024): 354–67.

Surur, Aziz Miftahus, and Aris Anwaril Muttaqin. “Qur’anic Strategy Realizing Couple Harmony in Surah Al-Ahzab Verse 28.” Al-Karim: International Journal of Quranic and Islamic Studies 1, no. 1 (2023): 1–12.

Taufiq, Muhammad, Wely Dozan, and Abdul Rasyid Ridho. “Shifting Paradigm Penafsiran Dalam Surat An-Nisa: 3 (Studi Perbandingan Tafsir Klasik Dan Kontemporer).” Musãwa Jurnal Studi Gender Dan Islam 23, no. 2 (2024): 170–83. https://doi.org/10.14421/musawa.2024.232.170-183.

“View of Rekonstruksi Ketimpangan Gender Dalam Islam Perspektif Fatima Mernissi.” Accessed January 25, 2026. https://riset-iaid.net/index.php/irfani/article/view/2040/1074.

Https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/VkhwVUszTXJPVmQ2ZFRKamNIZG9RMVo2VEdsbVVUMDkjMw==/nikah-dan-cerai-menurut-provinsi.html?year=2024

Https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/YVdoU1IwVmlTM2h4YzFoV1psWkViRXhqTlZwRFVUMDkjMw==/jumlah-perceraian-menurut-provinsi-dan-faktor-penyebab-perceraian--perkara---2024.html?year=2024

Downloads

Published

2026-02-23

How to Cite

Nur Azizah, E. A., & Surur, A. M. (2026). Konsep Khulu’ dalam Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Isu Kesetaraan Jender: Perspektif Al-Tabari dan M. Quraish Shihab. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 16(1), 177–196. https://doi.org/10.36781/kaca.v16i1.1300

Issue

Section

Articles