Prinsip Keadilan Sosial dalam Al-Qur’an dan Fenomena Cancel Culture di Media Sosial: Analisis QS. Al-Maidah:8 Perspektif Mufasir Kontemporer

Authors

  • Yuni Khairani Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau
  • Afrizal Nur Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau
  • Jani Arni Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.36781/kaca.v16i2.1363

Abstract

Penelitian ini mengkaji prinsip keadilan sosial dalam QS. al-Maidah: 8 perspektif mufasir kontemporer dan relevansinya terhadap fenomena cancel culture di media sosial. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kesenjangan antara nilai keadilan Qur'ani yang bersifat objektif dan imparsial dengan praktik penghakiman publik di ruang digital yang kerap didominasi oleh emosi kolektif, kebencian, dan sanksi sosial yang tidak proporsional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan (library research), dengan sumber primer berupa empat kitab tafsir kontemporer, yaitu Tafsir al-Maraghi karya Ahmad Mustofa al-Maraghi, Tafsir Fi Zhilalil Qur'an karya Sayyid Qutb, Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir karya Ibnu ‘Ashur, dan Tafsir al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat mufasir sepakat bahwa keadilan dalam QS. al-Maidah: 8 bersifat mutlak, teosentris, dan tidak dapat dikompromikan oleh tekanan sosial maupun sentimen emosional. Adapun relevansi prinsip keadilan tersebut terhadap fenomena cancel culture mencakup enam dimensi, yaitu sebagai kerangka evaluatif normatif, batasan etis terhadap kemarahan kolektif, koreksi atas penghakiman tanpa verifikasi, tolok ukur tanggung jawab moral yang berjenjang, penyangga etik terhadap persekusi digital, serta landasan perlindungan martabat manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa QS. al-Maidah: 8 merupakan panduan etis yang relevan dan aktual dalam merespons dinamika penghakiman publik di era digital, sekaligus menyediakan landasan yang komprehensif untuk mengevaluasi dan membatasi praktik cancel culture agar tetap berada dalam koridor keadilan, objektivitas, dan ketakwaan kepada Allah Swt.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, Faisal, dkk. "Fenomena Perilaku Cancel Culture Di Media Sosial Dalam Perspektif Fiqih Siyasah." Jurnal Ilmiah 2, no. 6 (2024).

Al-Ashfahani, Ar-Raghib. Al-Mufradat Fi Gharibil Qur'an. Dar Ibnul Jauzi, 2017.

Al-Maraghi, Ahmad Mustofa. Tafsir Al-Maraghi, Jilid V. Semarang: PT Karya Toha Putra, 1992.

Ainy, Siti Dzurrotul dan Fathoniz Zakka. "Hadith Perspective on Cancel Culture and the Tendency to Judge on Social Media." Jurnal Ilmu Hadis 9, no. 1 (2024).

Al-Mustaqim, Dede, dkk. "Peran Media Sosial Sebagai Sarana Partisipasi Warganet Dalam Mewujudukan Keadilan Dan Akuntabilitas Penegakan Hukum Di Indonesia." Journal of Multidisciplinary Research and Development 1, no. 1 (2024).

Azizy, A. Qodri. Islam dan Permasalahan Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.

Az-Zuhaili, Wahbah. Tafsir Al-Munir: Akidah, Syariah, Manhaj, Jilid 3. Jakarta: Gema Insani, 2016.

Dinningrum, Khairani Makina dan Yeti Dahliana. "The Concept of Social Justice and Integrity in Testimony according to Islam: A Thematic Study of Surah Al Maidah Verse 8." Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity), 2024.

Fauzi, Puji Wage Astuti dan Fathur Rosi. "Konsep Keadilan Dalam QS. Al-Maidah Ayat 8 Dan Ayat 42 (Studi Komparatif Tafsir Al-Manar Dan Tafsir Al-Azhar)." Journal of Islamic Studies 4, no. 1 (2025).

Hamid, Ihsan, Ishak Hariyanto, dan Agus Dedi Putrawan. "Cancel Culture: Legal And Public Policy Challenges in The Digital Age." Sociología & Tecnociencia 15, no. 1 (2025).

Hasbi. "Fenomena Cancel Culture: Perspektif Sosiologis Terhadap Perubahan Sosial." Jurnal Post, 2024. https://jurnalpost.com/fenomena-cancel-culture-perspektif-sosiologis-terhadap-perubahan-sosial/75576/.

Hasya, Vila, dkk. "Analisis Dampak Cancel Culture Di Twitter Dan Pengaruhnya Terhadap Masyarakat." Jurnal Ilmiah 12, no. 5 (2025).

Ibnu 'Asyur, Muhammad al-Thahir. Tafsir Al-Tahrir wa Al-Tanwir. Dar Al-Tunisiyah Li Al-Nasyr, 1984.

Irawan, Rudi. "Analisis Kata Adil Dalam Al-Qur'an." Rayah Al-Islam 2, no. 02 (2018).

Juniman, Puput Tripeni. "Analisis Kritis Fenomena Cancel Culture Dan Ancaman Terhadap Kebebasan Berekspresi." Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan 18, no. 1 (2023).

Kazkaz, Lana. "Role Of New Opinion Leaders On Social Media In Political And Religious Polarization (Jordanian Case Study)." Lebanese Science Journal 21, no. 2 (2020).

Kementerian Agama Republik Indonesia. "Al-Qur'an Dan Terjemahannya." Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, 2019. https://quran.kemenag.go.id/.

KOMDIGI RI. "Komitmen Pemerintah Melindungi Anak Di Ruang Digital." Komdigi.go.id, 2025. https://www.komdigi.go.id/berita/artikel/detail/komitmen-pemerintah-melindungi-anak-di-ruang-digital.

Manggala, Kayan dan Badruddin. "The Concept of Justice in the Perspective of Islam and Pancasila." Al-Masail: Journal of Islamic Studies 2, no. 2 (2024).

Mudjiyanto, Bambang, dkk. "Fenomena Boikot (Cancel Culture) Dalam Dakwah Islam." Almaheer: Jurnal Pendidikan Islam 3, no. 01 (2025).

Ng, E. "No Grand Pronouncements Here: Reflections on Cancel Culture and Digital Media." Television and New Media 21, no. 6 (2020).

Nurcahyati, N. dan H. Haqiqi. "Transformation Of Traditional Tafsir To Modern Perspective Of Fazlur Rahman's Hermeneutics." Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 2025.

Perbawani, Pulung S., Rahayu, dan Irham N. Anshari. "Online Political Participation and Netizen Anonymity in Indonesia's Digital Democracy." PCD Journal 6, no. 2 (2018).

Qutb, Sayyid. Tafsir Fi Zhilalil Qur'an. Jakarta: Gema Insani, 2004.

Rahmansyah, Riza Awaludin, dkk. "Studi Hukum Berdasarkan Tipe-Tipe Keadilan Perspektif Aristoteles." Praxis: Jurnal Filsafat Terapan 1, no. 1 (2023).

Ramli, Moh. "The Concept of Justice in the Perspective of Islamic Legal Philosophy and Ethics." Al Mahkamah: Islamic Law Journal 3, no. 1 (2025).

Rangkuti, Afifah. "Konsep Keadilan Dalam Perspektif Islam." Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam 7, no. 1 (2017).

Rianto, Puji, Khumaid Akhyat Sulkhan, dan Nurhana Marantika. "Cancel Culture: Mempromosikan Keadilan ataukah Pembungkaman Kebebasan Berpendapat?" ETTISAL: Journal of Communication 8, no. 2 (2023).

Rijal, Muh dan A. Noer Chalifah Ramadhany. "Fenomena Cancel Culture di Kalangan Generasi Muda pada Media Sosial Instagram." Pinisi Journal of Sociology Education Review 5, no. 3 (2025).

Rouf, Abdul. "Kontribusi Tafsir Kontemporer Dalam Menjawab Tantangan Zaman." Al-Amin: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial Humaniora 2, no. September (2024).

Siahaan, Chontina dan Ezra Yora Turnip. "Etika Berkomunikasi Dalam Era Media Digital." Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora 3, no. 4 (2021).

Sulthoni, Akhmad dan Robiatul Adawiyah. "Studi Penafsiran Lafazh Al-'Adl Dalam Tafsir Al-Maraghi." Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an Dan Tafsir 5, no. 2 (2021).

Sumiati, Agphyra dan Agus Hamdani. "Representasi Perempuan Dalam Pemberitaan Media Online Tentang Kasus Pelecehan Seksual Oleh Dokter Kandungan (Analisis Wacana Kritis Sara Mills)." Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra 12, no. 1 (2025).

Tim Redaksi. "Kiai Niam Ingatkan Para Dai Etika Di Media Sosial Sesuai Fatwa MUI." Majelis Ulama Indonesia, 2025. https://mui.or.id/baca/mui/kiai-niam-ingatkan-para-dai-etika-di-media-sosial-sesuai-fatwa-mui

Downloads

Published

2026-08-18

How to Cite

Khairani, Y., Nur, A., & Arni, J. (2026). Prinsip Keadilan Sosial dalam Al-Qur’an dan Fenomena Cancel Culture di Media Sosial: Analisis QS. Al-Maidah:8 Perspektif Mufasir Kontemporer. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 16(2), 331–346. https://doi.org/10.36781/kaca.v16i2.1363

Issue

Section

Articles