Interpretasi Ayat-Ayat Huzn dalam Al-Qur’an dengan Pendekatan Munasabah Makna

Authors

  • Ahmad Fauzan Yafi Universitas Indonesia
  • Mohammad Izdiyan Muttaqin Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36781/kaca.v16i2.1410

Abstract

Al-Qur’an tidak hanya membahas aspek hukum dan akidah saja, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kondisi emosi manusia, salah satunya adalah emosi sedih (huzn). Dengan menggunakan salah satu metode dalam Ilmu Tafsir yaitu munasabah penelitian ini akan melihat bagaimana sedih dijelaskan dalam al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan munasabah makna yang memiliki empat langkah operasional: pertama mengungkap tema dari ayat utama, kedua mencari ayat-ayat pendukung, ketiga mendialogkan antara ayat utama dan ayat pendukung, keempat merumuskan kesimpulan. Ayat utama yang dipilih adalah Ali Imran ayat 139, sedangkan ayat pendukung adalah QS. Al-Tawbah: 40 dan QS. Yunus: 62-63. Hasil temuan berdasarkan pembacaan data tekstual terhadap Tafsir Ringkas, Tafsir Al-Azhar, dan Tafsir Al-Mishbah. Dalam QS. Ali Imran: 139, huzn (kesedihan) bisa berasal dari ujian yang ditimpakan kepada manusia berupa kekalahan perang. Sedangkan dalam QS. Al-Tawbah: 40 dan QS. Yunus: 62-63, salah satu sifat orang saleh adalah tidak dikuasai kesedihan yang terlalu. Berdasarkan hasil penelitian, makna kata sedih dalam al-Qur’an adalah kegelisahan batin manusia yang berkaitan dengan hal negatif yang dialami atau pernah terjadi. Emosi sedih merupakan fitrah manusia namun manusia dihimbau untuk mengaturnya dengan baik agar tidak menghambat atau melemahkan orang yang mengalaminya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanah, Siti. “Tipologi Kesedihan dalam Al-Qur’an: Analisis Tematik atas al-Ḥuzn, al-Asā, dan al-Asif Perspektif Teologis-Spiritual.” Journal of Applied Transintegration Paradigm 5, no. 2 (Desember 2025): 243–56. https://doi.org/10.30631/1n7fhm56.

Andini, Renilda Vili dan Luthviyah Romziana. “Mengatasi Fenomena Galau dengan Konsep Tazkiyatun Nafs Menurut Tafsir Al Misbah Kkarya Quraish Shihab.” AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, Vol. 07, No. 02, 2025, 464-479.

Hakim, Lukmanul. “Munasabah Ayat dalam Surat An-Naba’ (Analisis Metodologi Penafsiran Abddullah Darraz dalam Kitab An-Nabau Al-Azhim Nazharatun Jadidatun Fi Al-Quran).” Jurnal An-nida’: Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 41, No. 2, Desember 2017. 115-129. http://dx.doi.org/10.24014/an-nida.v41i2.4648

Hamka. Tafsir Al-Azhar. Jilid 1, 2, 4 dan 5. Singapura: Pustaka Nasional PTE LTD, 1982.

Hidayanti, Firly, dan Agus Hidayat. “Depression and Anxiety in the Qur’anic Perspective.” Journal of Ulumul Qur’an and Tafsir Studies 2, no. 2 (Oktober 2023): 115–26. https://doi.org/10.54801/juquts.v2i2.228.

Iman, Fauzul. “Munasabah Al-Qur’an.” Al-Qalam, Vol 11, No. 63, 1997. 45-55.

Imasakin, Ummu. “Depresi Dan Solusi Dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Analisis Ayat-Ayat Psikologi).” Fathir: Jurnal Studi Islam 3, no. 1 (Februari 2026): 247–73. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i1.402.

Kementerian Agama RI. Al-Qur’an dan Tafsirnya (Edisi Penyempurnaan 2019). Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019. Diakses melalui https://quran.kemenag.go.id/

Kementerian Agama RI. Tafsir Ringkas. Jilid 1. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2016.

Kharomen, Agus Imam dan Muh. In’amuzzahidin. “Rekonstrusi Pendekatan Munasabah Ayat dalam Metode Penafsiran Al-Qur’an.” KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, Vol. 14, No. 1, Februari 2024. 1-25. https://doi.org/10.36781/kaca.v14i1.610

Mamlu’ah, Ayu. “Konsep Percaya Diri dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran Ayat 139.” Al-Aufa: Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman, Vol. 01, No. 01, Desember 2019. 30-39. https://doi.org/10.32665/alaufa.v1i1.1176

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman dan Johnny Saldana. Qualitative Data Analysis: a Methods Sourcebook. Edisi ketiga. Amerika Serikat: Arizona State University, 2014.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Jilid 1, 2, 5, dan 6. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Suryani, Khotimah. “Menelaah Tafsir Surah Al-Tawbah.” Dar El-Ilmi: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora, Vol. 4, No. 2, Oktober 2017, 66-88. https://doi.org/10.52166/dar el-ilmi.v4i2.653

Zulfikar, Eko, dan Iskandar Iskandar. “Tafsir Kesedihan: Solusi Al-Qur’an Terhadap Problem Al-Huzn dalam Kehidupan.” Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an dan al-Hadits 17, no. 1 (Juni 2023): 37–62. https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v17i1.15962.

Downloads

Published

2026-08-18

How to Cite

Yafi, A. F., & Muttaqin, M. I. (2026). Interpretasi Ayat-Ayat Huzn dalam Al-Qur’an dengan Pendekatan Munasabah Makna. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 16(2), 293–305. https://doi.org/10.36781/kaca.v16i2.1410

Issue

Section

Articles