Formulasi Etika Penyampaian Informasi Digital dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Maqasidi
DOI:
https://doi.org/10.36781/kaca.v16i2.1473Abstract
Maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, dan konten bermasalah di ruang digital merupakan persoalan sosial yang terus berkembang dan menimbulkan dampak serius bagi kehidupan individu, masyarakat, maupun stabilitas negara. Fenomena ini menunjukkan pentingnya meninjau kembali pemaknaan etika penyampaian informasi sebagaimana terkandung dalam Al-Qur’an, yang seringkali baru dipahami secara normatif dan tekstual sehingga nilai serta orientasi tujuannya belum tergali secara komprehensif. Artikel ini menggunakan pendekatan Tafsir Maqasidi untuk mengkaji penafsiran QS. Al-Hujurat: 6, QS. Al-Isra’: 36, QS. Al-Nisa’: 83, dan QS. Al-Ahzab: 70 serta merumuskan formulasi etika penyampaian informasi digital berdasarkan nilai-nilai maqāṣidī. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis library research dengan teknik analisis deskriptif analitis berbasis kerangka Tafsīr Maqāṣidī Abdul Mustaqim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat ayat membentuk satu kerangka etis yang saling melengkapi dan bekerja sinergis merespons proses penyampaian informasi digital: QS. Al-Hujurat: 6 dan QS. Al-Isra’: 36 meletakkan landasan normatif pada tahap penerimaan dan pengolahan informasi melalui kewajiban tabayyun dan penggunaan instrumen epistemik secara bertanggung jawab; QS. Al-Nisa’: 83 menekankan urgensi merujuk informasi sensitif kepada ulil amri sebelum disebarluaskan; sementara QS. Al-Ahzab: 70 mengatur tahap penyampaian melalui prinsip qawlan sadīdan. Melalui analisis maqasid al-shari’ah dan maqasid al-Qur’an, penelitian ini merumuskan lima prinsip operasional etika penyampaian informasi digital: verifikasi informasi, membangun informasi berdasarkan fakta, merujuk kepada ahli ilmu, penyampaian yang bermartabat, dan pertanggungjawaban atas informasi yang disebarkan.
Downloads
References
Abdullah bin Muhammad bin Abdurahman bin Ishaq Al-Sheikh. Lubabut Tafsir min Ibnu Katsiir: Tafsir Ibnu Katsir. Diterjemahkan oleh M. Abdul Ghoffar. Mu-assah Daar al-Hilal, 1994. Reprint, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2004.
Agustina, Lidya. Viralitas Konten di Media Sosial. (Jakarta), 1 Januari 2020.
Ahmad Warson, Munawwir. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. 2 ed. Pustaka Progresif, 1997.
Akhmad, Bachruddin Ali, Sri Astuty, dan Muhammad Ainani. PERAN DAN POSISI OPINION LEADER DALAM MENCEGAH MISINFORMASI DAN DISINFORMASI POLITIK DALAM SITUASI PILKADA PADA KELOMPOK KEAGAMAAN PERKOTAAN. 2024.
Al-Ashfahandi, Ar-Raghib. Al-Mufradat fi Gharib al-Qu’an: Kamus Al-Qur’an. Vol. 1, disunting oleh Ruslan Nurhadi, diterjemahkan oleh Ahmad Zaini Dahlan. 1. Dar Ibnul Jauzi. Pustaka Khazanah Fawa’id, 2017. http://archive.org/details/kamus-al-quran-3.
Al-Ashfahandi, Ar-Raghib. Al-Mufradat fi Gharibil Qur’an: Kamus Al-Qur’an. 1 ed. Vol. 3, disunting oleh Nurhadi Ruslan, diterjemahkan oleh Ahmad Zaini Dahlan. Dar Ibnu Jauzi. Pustaka Khazanah Fawa’id, 2017.
Anggara, Satya, dan Herdito Sandi Pratama. “Masyarakat Jejaring, Media Sosial, dan Transformasi Ruang Publik: Refleksi Terhadap Fenomena Arab Spring Dan ‘Teman Ahok.’” Paradigma: Jurnal Kajian Budaya 9, no. 3 (2019): 287. https://doi.org/10.17510/paradigma.v9i3.241.
Aprison, Leo Stepen, dan Delfan Eko Putra. “Pengaruh Judul Clickbait terhadap Persepsi Kredibilitas Berita Online di Kalangan Mahasiswa.” TSAQOFAH 6, no. 3 (2026): 3071–84. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v6i3.10174.
Az-Zuhali, Wahbah. Tafsir Al-Munir: Aqidah, Syari’ah & Manhaj. Vol. 11. Gema Insani, 2013.
Az-Zuhali, Wahbah. Tafsir Al-Munir: Aqidah, Syari’ah & Manhaj. Disunting oleh Achmad Yazid Ichsan dan Muhammad Badri H. Diterjemahkan oleh Abdul Hayyie al Kattani. 1. Darul Fikr, 2005. 1 ed. Gema Insani, 2013.
Eliya. Framing, Jurus Slick Menjebak Pembaca. Bitread Publishing, 2019.
Fajarini, Sri Dwi, Fitria Yuliani, dan Juliana Kurniawati. “Peran Algoritma Media Sosial Dalam Membentuk Filter Bubble Dan Echo Chamber Di Kalangan Milenial Dan Gen Z Kota Bengkulu.” Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) 6, no. 1 (2025): 205–26. https://doi.org/10.36085/jsikom.v6i1.8456.
Hadiyat, Yayat D. “Clickbait on Indonesia Online Media.” Journal Pekommas 4, no. 1 (2019): 1. https://doi.org/10.30818/jpkm.2019.2040101.
Hanafi, M. Makkiy & Madaniy: Periode Pewahyuan Al-Qur’an. Pustaka Lajnah Kementrian Agama, t.t.
Ibrahim, Aji Muhammad, dan Farah Aisya Bela. “TAFSIR MAQASIDI PRESPEKTIF ABDUL MUSTAQIM.” Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir (JIQTA) 2, no. 2 (2023): 127–37. https://doi.org/10.36769/jiqta.v2i2.438.
Istiqomah, Siti Nur, Muhammad Nur Amin, dan Muhammad Ikhwanudin. “Penafsiran Terhadap Surah Al-Hujurat Ayat 6 Dan An-Nur Ayat 15 Tentang Isu Hoax Perspektif Pendekatan Maqasidi.” Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis Dan Filologi 4, no. 1 (2025): 1–11. https://doi.org/10.31958/lathaif.v4i1.15370.
Ja’far, Muhammad. I’rab Al-Qur’an. Dar wa Maktabaul Hilal, 2021.
Kementrian Agama RI. Tafsir Ringkas al-Qur’an al-Karim. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2016.
Kurdi, Kurdi, dan Joko Cahyono. “Perlindungan Data Pribadi di Era Digital Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022.” JUNCTO: Jurnal Ilmiah Hukum 6, no. 2 (2024): 330–39. https://doi.org/10.31289/juncto.v6i2.5443.
Muhammad dan Yasir. Asbabun Nuzul/Imam As-Syuyuthi. 1 ed. Disunting oleh Aba Fira. Pustaka Al-Kautsar, 2014.
Murphy, Paige. “Digital 2026: Top digital and social media trends in Indonesia.” We Are Social Indonesia, 11 November 2025. https://wearesocial.com/id/blog/2025/11/digital-2026-top-digital-and-social-media-trends-in-indonesia/.
Mustaqim, Abdul. “Argumentasi keniscayaan tafsir Maqasidi sebagai basis moderasi islam.” 16 Desember 2019, 1–79. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/37005/.
Mustaqim, Abdul. At-Tafsir Al-Maqasidi: al-Qadhaya al-Mu’ashirah fi Dhau’ al-Qur’an wa as-Sunnah an-Nubuwiyah. Idea Press, 2025.
Mustofa, Aulia, dan Abdul Matin Bin Salman. “Urgensi Tabayyun Sebagai Upaya Pencegahan Disinformasi (Hoax) Agama Menurut Q.S. Al-Isra Ayat 36 dan Q.S. Al-Hujurat Ayat 6: Analisis Tafsir Maudhu’i.” Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits 5, no. 1 (2026): 188. https://doi.org/10.35931/am.v5i1.5768.
Nasrullah, Rulli. “Riset Khalayak Digital: Perspektif Khalayak Media dan Realitas Virtual Di Media Sosial.” Jurnal Sosioteknologi 17, no. 2 (2018): 271. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2018.17.2.9.
Parwitasari, Wienda. Deepfake Dan Scam Mewarnai Tahun Pertama Prabowo–Gibran:Refleksi Mafindo Atas Tren Hoaks 2024–2025 – Mafindo. 28 Oktober 2025. https://mafindo.or.id/2025/10/28/hoaks-prabowo-gibran-pemerintahan/.
Quraish, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 7. Lentera Hati, 2002.
Rahman, Meilya Syifa Aghniya, Silvi Puspita Dewi, Liza Shafira Ningtyas, Friska Lestari Samosir, Angelique Ezra Herviani, dan Zainal Abidin Achmad. “Kredibilitas Informasi di Era Post-Truth Dikalahkan Kecepatan Informasi: Pengabaian Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.” Jejaring Administrasi Publik 14, no. 2 (2023): 151–73. https://doi.org/10.20473/jap.v14i2.46677.
Roy Purba, Jonh. “Fakta-fakta Kerusuhan Maut Wamena Imbas Hoax Penculikan Anak.” Diakses 2 Agustus 2026. https://www.detik.com/sulsel/hukum-dan-kriminal/d-6587858/fakta-fakta-kerusuhan-maut-wamena-imbas-hoax-penculikan-anak.
Sabila, Fina Nur, Hania Nuha Tsabita, Muhammad Dzikri, dan Mochammad Rizal Ramadhan. “MARAKNYA CYBERBULLYING TERHADAP KEMEROSOTAN MORAL REMAJA DI ERA DIGITAL.” SEMINAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 2, no. 1 (2023): 73–86. https://conference.um.ac.id/index.php/SNPAI/article/view/8451.
Samadi, Raymundus Anthony. “Komodifikasi Konten Di Era Digital Indonesia : Pergulatan Nilai Guna Dan Nilai Tukar Dalam Ekologi Komunikasi Kontemporer.” Dialogika : Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Sosialisasi 1, no. 4 (2025): 132–45. https://doi.org/10.62383/dialogika.v1i4.746.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 2. Lentera Hati, 2002.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 13. Lentera Hati, 2005.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah. Vol. 11. Lentera Hati, 2002.
Simamora, Rani Marsela, Parlaungan Gabriel Siahaan, Novridah Reanti Purba, dkk. “Pengaruh Anonimitas di Media Sosial terhadap Kebebasan Berpendapat dan Tanggung Jawab Hukum Studi Kasus: (Analisis Kasus Akun Fufufafa dalam Penyebaran Informasi Palsu dan Ujaran Kebencian di Media Sosial Twitter).” Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan 3, no. 4 (2025): 4647–52. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1050.
Wulandari, Ni Gusti Agung Ayu Mas Tri, dan I. Gusti Ayu Eviani Yuliantari. “PENCEMARAN NAMA BAIK OLEH PERS DI ERA MEDIA SIBER SUATU KAJIAN PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA.” Jurnal Komunikasi Hukum (JKH) 10, no. 1 (2024): 85–92. https://doi.org/10.23887/jkh.v10i1.76406.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zainal Fahmi, Ahmad Saddad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






