Human Trafficking Perspektif Al-Qur’an: Telaah Asbab Al-Nuzul QS. Al-Nur Ayat 33

Authors

  • Fairuz Dianah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Mohammad Kurjum Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36781/kaca.v13i1.853

Abstract

Penelitian ini mengkaji human trafficking dalam perspektif QS. Al-Nur ayat 33 yang secara tegas melarang praktik perdagangan manusia, khususnya perempuan. Melalui pendekatan asbāb al-nuzūl, kajian ini menelaah konteks historis turunnya ayat tersebut serta relevansinya dengan fenomena perdagangan manusia modern, yang kini lebih condong pada eksploitasi seksual dan prostitusi. Analisis literatur dilakukan terhadap berbagai tafsir, termasuk pandangan Sayyid Quthb dalam Fi Zilal al-Qur’an dan Buya Hamka dalam Tafsir al-Azhar, yang keduanya menegaskan pelarangan keras terhadap segala bentuk eksploitasi manusia. Penelitian ini juga menampilkan perbedaan interpretasi yang muncul dari ragam periwayatan asbāb al-nuzūl, sehingga memberikan pemahaman komprehensif tentang solusi al-Qur’an terhadap problem human trafficking dalam konteks historis dan kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amrulloh, Abdul Malik Karim. Tafsir Al-Azhar Jilid VII Cet. V. Singapore: Pustaka Nasional PTE LTD. 2003.

Anwar, Zaeni. “Kajian Tafsir Ahkam Mengenai Ayat-ayat Human Trafficking”. Gunung Djati Conference Series. Vol.19. (2023).

Basri, Rusdaya. “Human Trafficking dan solusinya Perspektif Hukum Islam”. Jurnal Hukum Diktum. vol.10. no.1. (2012).

Buletin Blakasuta Ruang Merayakan Keterbukaan. Perdagangan Perempuan dan Anak: Sebuah Praktek Neo-Slavery dan Pelanggaran HAM ed. VII. (Cirebon: Fahmina Institut, 2004).

Daniel dkk. “Human Trafficking di Nusa Tenggara Timur”. Social Work Jurnal 7. No.1.

FY, Ainusyamsi. dan H, Husni. “Perspektif Al-Qur’an tentang Pembebasan Manusia melalui Pendidikan Akhlak”. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, vol.9. no.1. (2021).

Kemenag RI. Al-Qur’anul Karim Samsia. Bandung: Cahaya Ilmu Semesta. 2013.

Muhamad Tisna Nugraha, “Perbudakan Modern (Modern Slavery) (Analisis Sejarah dan Pendidikan),” At-Turats, Vol. 9, No. 1 (2015): 49-53.

Mulia, Musdah. Muslimah Reformis: Perempuan Pembaru Keagamaan. Bandung: Mizan. 2005..

Munthe, Riswan. “Perdagangan Orang (Trafficking) sebagai Pelanggaran Hak Asasi Manusia”. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial.

Quṭb, Sayyid. Tafsir Fi Ẓilal al-Qur’an Di Bawah Naungan al-Qur’an Cet. 1, Terj. As’ad Yasin Jilid 8. Jakarta: Gema Insani Press. 2004.

S, Rumlah. “Upaya Penanganan Korban Human Trafficking di Indonesia”. Jejak: Jurnal Pendidikan Sejarah Universitas Jambi. vol.1. no.2. (2021).

Sekari, Muhammad. N, Abd Muid. and B, Muhaemin. “Hermeneutika Musdah Mulia Terhadap Ayat Poligami,” Al-Amin: Jurnal Kajian Ilmu Dan Budaya Islam. Vol.4. no. 01. (2021).

Shihab, Muhammad Quraish. Kaidah Tafsir. Tanggerang: Lentera Hati. 2015.

Umami, Khoirul. dan Hakim, Muhammad Naufal. “Penafsiran al-Qur’an atas Human Trafficking: Aplikasi Teori Ma‘nā-cum-Maghzā Pada QS. an-Nūr [24]: 33”. Mutawattir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadis. vol.11. no.2. (2021).

Al-Wahidi, Abi al-Hasan ‘Ali bin Ahmad. Asbab Nuzul al-Qur’an. Bairut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah. 2016.

Downloads

Published

2023-02-04

How to Cite

Dianah, F., & Kurjum, M. (2023). Human Trafficking Perspektif Al-Qur’an: Telaah Asbab Al-Nuzul QS. Al-Nur Ayat 33. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 13(1), 154–166. https://doi.org/10.36781/kaca.v13i1.853

Issue

Section

Articles