Jurnal TARBAWI https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi <p><strong>Jurnal Tarbawi </strong>adalah jurnal yang terbit dua kali setahun setiap bulan September dan Februari. Jurnal ini berisi kajian seputar Pendidikan dan Manajemen Pendidikan. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah Institut Al Fithrah Surabaya.</p> Fakultas Tarbiyah, Institut Al Fithrah Surabaya en-US Jurnal TARBAWI 2252-5882 Dampak Game Online Mobile Legends Terhadap Akhlak Siswa https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/1254 <p><em>The </em><em>This study is motivated by the widespread popularity of the online game Mobile Legends among adolescents, which is strongly suspected to affect students’ morality, particularly in religious island communities such as SMP Negeri 1 Sapeken. The aim of this research is to describe the intensity of Mobile Legends use among students and to analyze its impact on their morals, including discipline, communication ethics, emotional control, and religious as well as social responsibility. The study employs a descriptive qualitative approach with purposive sampling, using in-depth interviews, observations, and documentation involving students, teachers, and parents. The findings show that most students fall into the heavy user category with high playing duration, which triggers tendencies toward toxic language, poor emotional regulation, neglect of worship, and weakened relationships with parents. Although there are positive aspects such as improved teamwork and strategic thinking skills, the negative impact on students’ morals is generally more dominant. This research concludes that the main problem is not merely the existence of the game, but the excessive usage patterns and lack of guidance, thus requiring synergy between schools, families, and the community in managing gaming activities and fostering students’ digital morals.</em><em>.</em></p> Aufar Rizqi M. Bakharuddin Ika Puspitasari Copyright (c) 2026 Aufar Rizqi, M. Bakharuddin, Ika Pusptasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-27 2026-02-27 17 02 1 27 10.36781/tarbawi.v17i02.1254 Integrasi Nilai-Nilai PAI dalam Pembelajaran: Implikasi terhadap Perkembangan Holistik Siswa Sekolah Dasar https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/1272 <p style="text-align: justify;"><strong><span lang="EN-US" style="font-family: 'Garamond',serif;">Abstract</span></strong></p> <p style="text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-family: 'Garamond',serif;">Education plays a strategic role in developing students’ potential holistically, encompassing cognitive, affective, socio-emotional, and moral dimensions. However, educational practices in many institutions remain predominantly oriented toward academic achievement, which may lead to the neglect of value internalization processes. In this context, the integration of Islamic Religious Education (IRE) values into the learning process is essential to support comprehensive character development among elementary school students. This study aims to analyze the concept and role of integrating IRE values in stimulating students’ cognitive, affective, socio-emotional, and moral development. The study employs a qualitative approach using a literature review method, drawing on books, scholarly journal articles, and relevant policy documents related to the integration of Islamic values and student development. The findings indicate that the integration of Islamic values such as honesty, justice, responsibility, tolerance, and patience scontributes positively to character formation, intrinsic motivation, self-discipline, mental well-being, and the development of critical thinking skills. Furthermore, curriculum-based integration strategies are considered effective in linking moral values with academic content. The success of this integration is influenced by clear educational policies, teachers’ pedagogical competence, and collaboration among schools, parents, and communities. Nevertheless, this study is limited by its reliance on literature with varying quality, highlighting the need for further empirical and longitudinal research to examine the long-term impact of integrating IRE values.</span></p> <p style="text-align: justify;"><strong><span lang="EN-US" style="font-family: 'Garamond',serif;">Keywords:</span></strong><span lang="EN-US" style="font-family: 'Garamond',serif;"> Islamic Religious Education, value integration, learning process, holistic development, elementary school.</span></p> <p style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span lang="EN-US">Abstrak</span></p> <p style="text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-family: 'Garamond',serif;">Pendidikan memiliki peran strategis dalam mengembangkan potensi peserta didik secara holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, sosial-emosional, dan moral. Namun, praktik pendidikan di berbagai lembaga masih cenderung berorientasi pada pencapaian akademik semata, sehingga berpotensi mengabaikan proses internalisasi nilai. Dalam konteks tersebut, integrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam proses pembelajaran menjadi penting sebagai upaya membentuk karakter peserta didik secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep serta peran integrasi nilai-nilai PAI dalam menstimulasi perkembangan kognitif, afektif, sosial-emosional, dan moral siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, toleransi, dan kesabaran, berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter, motivasi intrinsik, disiplin diri, kesehatan mental, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Selain itu, integrasi nilai melalui kurikulum dan pembelajaran dinilai efektif dalam mengaitkan nilai moral dengan materi akademik. Keberhasilan integrasi tersebut dipengaruhi oleh kejelasan kebijakan pendidikan, kompetensi guru, serta kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Namun demikian, kajian ini masih memiliki keterbatasan karena bergantung pada literatur dengan variasi kualitas sumber, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang bersifat empiris dan longitudinal untuk mengkaji dampak jangka panjang integrasi nilai-nilai PAI.</span></p> <p style="text-align: justify;"><strong><span lang="EN-US" style="font-family: 'Garamond',serif;">Kata kunci:</span></strong><span lang="EN-US" style="font-family: 'Garamond',serif;"> Pendidikan Agama Islam, integrasi nilai, pembelajaran, perkembangan holistik, sekolah dasar.</span></p> Saniyya Azzahroh Qoritia Enjelia Copyright (c) 2026 Saniyya Azzahroh, Qoritia Enjelia https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-28 2026-02-28 17 02 22 37 10.36781/tarbawi.v17i02.1272 Model Pembelajaran PACE ( Project, Activity, Cooperative Learning, Exercise ): Hasil Belajar Fiqih https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/1298 <p>Permasalahan rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih, khususnya pada kemampuan berpikir tingkat tinggi( C5 dan C6), masih menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di MA Al Hikmah Bandar Lampung. Berdasarkan hasil observasi, siswa menunjukkan hasil belajar yang rendah serta mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal evaluasi pada tingkat analisis dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PACE (Project, Activity, Cooperative Learning, Exercise) terhadap hasil belajar Fiqih siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berbentuk posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas,yaitu kelas X-C sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model PACE dan kelas X-B sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes objektif pilihan gandapada level kognitif C5 dan C6 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji t-tes t independent. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan model PACE terhadap hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi 0,003 (p &lt; 0,05). Model PACE terbukti efektif meningkatkan kemampuan kognitif tingkat tinggi siswa pada mata pelajaran Fiqih.</p> Rika Liani Harahap Imam Syafe’I Listiyani Siti Romlah Copyright (c) 2026 rika_liani12 harahap; Imam Syafe’I, Listiyani Siti Romlah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-28 2026-02-28 17 02 38 62 10.36781/tarbawi.v17i02.1298 Pembelajaran PAI Berbasis QSH Berbantuan Media Question Card : Studi Eksperimen Terhadap Minat Belajar https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/1293 <p><strong>Abstrak: </strong>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran aktif dengan metode <em>Question Student Have</em> (QSH) berbantuan media <em>question card</em> dalam meningkatkan minat belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) peserta didik di SMK Negeri 1 Simpang Pematang. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya perhatian siswa selama pembelajaran PAI karena faktor waktu, dominasi minat pada mata pelajaran kejuruan, serta pendekatan guru yang masih konvensional. Penelitian menggunakan desain <em>Quasi Experimental</em> dengan model <em>Posttest-Only Control Group Design</em>. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih secara acak, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan QSH dengan berbantuan media <em>question qard</em> dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang berfokus pada indikator perhatian, dengan reliabilitas Alpha Cronbach sebesar 0,84. Data dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji <em>t</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QSH dengan berbantuan media <em>question card</em> berpengaruh signifikan dalam meningkatkan minat belajar, khususnya perhatian siswa, dibandingkan metode konvensional. QSH dipadukan media <em>question card</em> berhasil menciptakan suasana belajar yang partisipatif, mendorong siswa aktif bertanya, menjaga fokus, serta menumbuhkan motivasi intrinsik. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian aspek afektif minat belajar dalam konteks pendidikan kejuruan, yang selama ini kurang mendapat perhatian dibanding aspek kognitif serta model pembelajaran yang dipadukan dengan media <em>question card</em>. Implikasi penelitian ini tidak hanya memperkuat landasan teoretis tentang efektivitas model pembelajaran berbasis pertanyaan, tetapi juga memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam merancang strategi yang lebih relevan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik generasi Z. Hasil penelitian diharapkan menjadi rujukan untuk mengembangkan inovasi pembelajaran PAI maupun mata pelajaran lain di SMK.</p> Malsha Shofa Papat Limo Saiful Bahri Robiyah Nur Copyright (c) 2026 Malsha Shofa Papat Limo, Saiful Bahri, Robiyah Nur https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-28 2026-02-28 17 02 63 86 10.36781/tarbawi.v17i02.1293 Model pembelajaran SQ3R: Efektivitas dalam meningkatkan minat belajar Pendidikan Agama Islam https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/1294 <p><strong>Abstrak</strong><strong>: </strong>Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) peserta didik di SMP Negeri 3 Bunga Mayang. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran PAI akibat dominasi metode ceramah yang monoton. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel terdiri dari dua kelas VIII yang dipilih secara acak sederhana, yaitu kelas eksperimen yang mendapat perlakuan model SQ3R dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen berupa angket minat belajar dengan skala Likert, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (α = 0,832). Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model SQ3R berpengaruh signifikan dalam meningkatkan minat belajar PAI siswa, khususnya pada aspek keterlibatan aktif, seperti bertanya, berdiskusi, dan merefleksikan materi. Temuan ini memperlihatkan bahwa SQ3R tidak hanya memperkuat pemahaman kognitif, tetapi juga menumbuhkan motivasi intrinsik serta sikap afektif siswa. Novelty penelitian ini terletak pada penerapan SQ3R dalam konteks pembelajaran PAI di jenjang SMP, yang selama ini jarang dikaji, sehingga memperluas ruang lingkup penerapan metode dari sekadar pemahaman bacaan menuju pengembangan minat belajar yang lebih komprehensif. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, variatif, dan menyenangkan, serta menjadi rujukan bagi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui strategi pembelajaran inovatif.</p> Merda Arnelita Ahmad Fatoni Robiyah Nur Copyright (c) 2026 Merda Arnelita, Ahmad Fatoni, Robiyah Nur https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-02-28 2025-02-28 17 02 87 107 10.36781/tarbawi.v17i02.1294 MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI AGEN PERBAHAN DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DI SMAN 2 PASURUAN https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/1110 <p><em>This study aims to describe and analyze how the principal of SMAN 2 Pasuruan applies management functions as an agent of change in strengthening religious moderation. Religious moderation refers to a balanced and tolerant religious attitude that upholds the values of peace and harmony within diversity. The study employs a descriptive qualitative approach, using observation, interviews, and documentation as data collection techniques.</em></p> <p><em>The findings indicate that the principal plays a crucial role in fostering an inclusive and moderate school environment through program planning, activity organization, policy implementation, and supervision in promoting values of tolerance and religious harmony. The principal also serves as a role model, motivator, and facilitator in internalizing moderation values among the school community through both curricular and extracurricular activities. Strategies applied include collaborative approaches, exemplary leadership, value transformation, and the cultivation of a peaceful and harmonious school culture.</em></p> <p><em>Thus, the principal's management as an agent of change has proven to be strategically significant in promoting religious moderation within SMAN 2 Pasuruan as part of the effort to develop a tolerant, inclusive, and morally upright generation.</em></p> Sinta Kholda Jakaria Umro Nurhasan Copyright (c) 2026 Sinta Kholda; Jakaria Umro, Nurhasan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-28 2026-02-28 17 02 108 127 10.36781/tarbawi.v17i02.1110 Library Research) Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/918 <p>his research is motivated by the inadequate educational facilities and infrastructure in Indonesia, which affects the quality of the learning process. The purpose of this study is to explore the importance of managing educational facilities and infrastructure in supporting effective learning in Senior High Schools. The method used is library research, collecting primary data from books and 10 journals obtained from Google Scholar, as well as secondary data from relevant supporting documents. The results of the study show that proper management of facilities and infrastructure plays a crucial role in improving the quality of education. With adequate facilities and the application of management principles such as efficiency, transparency, accountability, and participation, the learning process can run optimally. Furthermore, effective management also supports the achievement of quality educational goals. Therefore, this study emphasizes the need for more attention to managing facilities and infrastructure, as well as collaboration between schools, communities, and relevant stakeholders to improve the quality of education in Indonesia.</p> Imam Kurniawan Siti Rodiah Mega Milenia Vebriyanti Rusi Rusmiati Aliyyah Resi Arisma Copyright (c) 2026 Imam Kurniawan, Siti Rodiah, Mega Milenia Vebriyanti, Rusi Rusmiati Aliyyah , Resi Arisma https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-28 2026-02-28 17 02 128 144 10.36781/tarbawi.v17i02.918 Efektivitas Pembelajaran Tarkib Dengan Model Pembelajaran Collaborative Learning Menggunakan Aplikasi Quizlet https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/1285 <p>This study aims to analyze the effectiveness of the Collaborative Learning model assisted by the Quizlet application in improving students’ tarkib (Arabic sentence structure) competence at MAN 3 Palembang. This quantitative research employed a quasi-experimental design to obtain an empirical understanding of the differences in learning outcomes before and after the implementation of the model. Data were collected through observation, interviews, pre-tests, and post-tests, and were analyzed using normality tests and the Mann–Whitney U test to determine the significance of the improvement. The findings indicate that prior to the intervention, instruction was dominated by lecture-based methods, resulting in low student participation and uneven comprehension of tarkib material. Following the implementation of Collaborative Learning combined with Quizlet as an interactive practice tool, learning became more collaborative, engaging, and encouraged active involvement in discussions and task completion. Statistical results showed an Asymp. Sig. value of 0.000 &lt; 0.05, indicating a significant difference between learning outcomes before and after the intervention, further supported by an increase in the average post-test score to 98.97. Overall, this study concludes that Collaborative Learning supported by Quizlet is effective in improving students’ mastery of sentence structure, learning motivation, and collaborative skills, and serves as a relevant and sustainable instructional strategy for teaching Arabic.</p> Dhiya Nafisah Ulhaq Wasilah Muhammad Alfath Qaaf Copyright (c) 2026 Dhiya Nafisah Ulhaq; Wasilah, Muhammad Alfath Qaaf https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-28 2026-02-28 17 02 145 161 10.36781/tarbawi.v17i02.1285 Tumpeng sebagai Representasi Etnografi Budaya: Analisis Simbolisme, Strukturalisme, dan Implikasinya dalam Kajian Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/887 <p><strong><em>: </em></strong><em>Tumpeng is a traditional Indonesian culinary heritage rich in philosophical and symbolic meanings. This study employs a qualitative method through literature review to analyze tumpeng as a system of signs based on Claude Lévi-Strauss's structuralism approach while exploring its implications for multicultural education in elementary schools. The findings reveal that the cone shape of tumpeng symbolizes a mountain as a center of spirituality, while the side dishes represent values of harmony, diversity, and cooperation. As a learning medium, tumpeng has the potential to introduce cultural diversity values, strengthen local identity, and instill the spirit of collaboration. Integrating tumpeng into the multicultural education curriculum supports the preservation of local culture and fosters awareness of the importance of inclusivity in a diverse society. This study contributes to the development of culturally-rooted educational models to address global challenges.</em></p> Tuti Marlina Copyright (c) 2026 Tuti Marlina https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-28 2026-02-28 17 02 162 172 10.36781/tarbawi.v17i02.887 Metode Inovatif dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an: Membangun Konsistensi Hafalan Santri melalui Metode Yanbu’ah di Madrasah Diniyah Al-Hasan Tambak Oso Waru Sidoarjo https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/1321 <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh problem inkonsistensi hafalan santri di lembaga tahfidz non-mukim, yang umumnya dipengaruhi oleh lemahnya murāja’ah, metode pembelajaran yang monoton, serta keterbatasan kontrol evaluasi. Studi ini bertujuan menganalisis penerapan Metode Yanbu’ah dalam membangun konsistensi hafalan santri di Madrasah Diniyah Al-Hasan Tambak Oso Waru Sidoarjo, sekaligus mengidentifikasi strategi implementasi, faktor pendukung, dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interaktif, serta diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Metode Yanbu’ah efektif membangun konsistensi hafalan melalui sistem mastery learning, pengelompokan kemampuan, setoran harian (ziyādah), murāja’ah terstruktur, dan sorogan individual. Konsistensi hafalan terbentuk melalui integrasi faktor internal (niat, motivasi, disiplin) dan faktor eksternal (pendampingan guru, evaluasi berkelanjutan, serta dukungan orang tua). Penulis berargumen bahwa kekuatan Metode Yanbu’ah tidak semata terletak pada teknik baca-tulis, melainkan pada pelembagaan sistem kontrol mutu dan pembiasaan yang terstruktur, sehingga mampu menghasilkan hafalan yang tidak hanya bertambah secara kuantitatif, tetapi juga stabil dan berkelanjutan.</em></p> Cindy Zuchrufa Zaini Tamin AR Copyright (c) 2026 Cindy Zuchrufa, Zaini Tamin AR https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-28 2026-02-28 17 02 173 194 10.36781/tarbawi.v17i02.1321