Hermeneutika Fiqh: Gagasan Epistemologi Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.36781/kaca.v15i1.1160Abstract
Tulisan ini mengkaji hermeneutika fiqh sebagai paradigma epistemologis pesantren dalam menjembatani dialektika antara tradisi keilmuan Islam klasik dan tantangan modernitas. Pesantren sebagai lembaga tafaqquh fi al-din memiliki kekayaan tradisi keilmuan yang berakar pada teks-teks turats, namun seringkali terjebak dalam formalisme normatif yang menjauh dari dimensi sosial dan moral hukum Islam. Melalui pendekatan hermeneutik, fiqh ditempatkan bukan sekadar sebagai sistem hukum yang mengatur halal dan haram, tetapi sebagai instrumen epistemik yang dinamis dan terbuka terhadap perubahan historis. Artikel ini menelaah integrasi hermeneutika filosofis (Gadamer), sosial (Asad), dan moral (Abou El-Fadl) ke dalam praksis keilmuan pesantren untuk membangun sistem pengetahuan yang kontekstual, kritis, dan humanistik. Pendekatan ini mendorong transformasi pesantren dari lembaga reproduksi teks menuju pusat produksi pengetahuan integratif-interkonektif yang memadukan wahyu, rasio, dan realitas sosial. Dengan demikian, hermeneutika fiqh berfungsi sebagai jantung pembaruan epistemologi pesantren yang meneguhkan peran fiqh sebagai etika sosial dan sumber keadilan dalam masyarakat modern.
Downloads
References
Abdullah, M. Amin. Islamic Studies di Perguruan Tinggi Pendekatan Integratif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2006.
..................................., Islamic Studies, Humanities and Social Sciences: An Integrated-Interconected Perspective, makalah dalam diskusi CRCS-UGM-MYIA di Gedung Pasca UGM pada 18 Desember 2006.
Amal, Taufik Adnan, “Fazlur Rahman dan Usaha-Usaha Neo-Modernisme Islam Dewasa Ini”, dalam Fazlur Rahman, Metode dan Alternatif Neo-Modernisme Islam, terj.. Taufik Adnan Amal. Bandung: Mizan, 1994.
Arkoun, Mohammed, Nalar Islami dan Nalar Modern: Berbagai Tantangan dan Jalan Baru, terj. Rahayu S. Hidayat. Jakarta: INIS, 1994.
Asad, Talal, Formations of the Secular: Christianity, Islam, Modernity. Stanford: Stanford University Press, 2003.
Baso, Ahmad, Pesantren Studies: Buku Kedua, Kosmopolitanisme Peradaban Kaum Santri di Masa Kolonial. Jakarta: Pustaka Afid, 2012.
.................................., NU Studies: Pergolakan Pemikiran antara Fundamentalisme Islam dan Fundamentalisme Neo-Liberal. Jakarta: Erlangga. 2006.
Calder, Norman.”Legal Thought and Jurisprudence,” dalam Jhon L. Esposito The Oxford Encylopedia of The Modern Islamic World, vol. 2.
Dhofier, Zamakhsari, Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kiai dan Visinya Mengenai Masa depan Indonesia. Jakarta: LP3ES, 2011.
Djohan Effendi, “Pesantren dan Kampung peradaban: Sebuah Pengantar”, Hasbi Indra, Pesantren dan Tranformasi Sosial: Studi atas Pemikiran KH. Abdullah Syafi’I dalam bidang pendidikan Islam. Jakarta: Penamadani. 2003.
El-Fadl, Khaled M. Abou Selamatkan Islam dari Muslim Puritan, terj. Helmi Mustofa. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2006.
……………………., Speaking in God’s Name: Islamic Law, Authority and Women. Oxford: Oneworld Publications, 2001.
................................, Atas Nama Tuhan: Dari Fikih Otoriter ke Fikih Otoritatif, terj. R. Cecep Lukman Yasin. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta, 2004.
Faillard, Andree, NU Vis-a-Vis Negara: Pencarian Isi, Bentuk, dan Makna. Yogjakarta: LkiS, 1999.
Gadamer, Hans-Georg, Truth and Method, trans. Joel Weinsheimer and Donald G. Marshall London: Continuum, 2004.
Haedari, Amin dkk. Masa Depan Pesantren: dalam Tantangan Modernitas dan Tantangan Kompleksitas Global. Jakarta: IRD Press. 2004.
Hallaq, Wael B., Authority, Continuity and Change in Islamic Law. Cambridge: Cambridge University Press, 2001.
…………………, The Impossible State: Islam, Politics, and Modernity’s Moral Predicament. New York: Columbia University Press, 2013.
Iqbal, Muhammad, The Reconstruction of Religious Thought in Islam. Lahore: Sh. Muhammad Ashraf, 1986.
Al-Jabiri, M. Abid, Al-Khitab al-‘Arabi al-Mu’asir. Beirut: Markaz Dirasat al-Wahdah al-‘Arabiyah, 1992.
Mahfud, M. A. Sahal, Fiqh Sosial: Upaya Konkretisasi Nilai-Nilai Syariah. Yogyakarta: LKiS, 1994.
Moosa, Ebrahim, Ghazali & Seni Imajinasi Sufistik, ter. Abdul Kadir Riyadi. Surabaya: Imtiyaz, tt.
Putro, Suadi. Mohammed Arkoun tentang Islam dan Modernitas. Jakarta: Paramadina. 1998.
Raharjdo, Dawam (ed) Pesantren dan Pembaharuan (Jakarta: LP3ES. Cet II. 1985.
Rahman, Fazlur, Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press, 1982.
Tsuchiya, Kenji, Demokrasi dan Kepemimpinan: Kebangkitan Gerakan Taman Siswa, terj. H.B. Jassin. Jakarta: Balai Pustaka, 1992.
Van Bruinessen, Martin. Kitab Kuning: Pesantren dan Tarekat. Bandung: Mizan. 1997.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Shava Oliviatie, Chafid Wahyudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






