Kajian Tafsir Berbasis Surah: Analisis Struktur dan Historisitas Surah Al-Anbiya’
DOI:
https://doi.org/10.36781/kaca.v16i1.1070Abstract
Artikel ini mengkaji struktur dan historisitas surah al-Anbiya’ melalui pendekatan tafsir maudhu’i (tematik berbasis surah) dan historis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali struktur naratif dan konteks sosio-historis pewahyuan yang melatarbelakangi surah al-Anbiya’ serta mengungkap pesan-pesan tematik utamanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mengambil data dari sumber kepustakaan (library research) dan dengan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa surah al-Anbya’ sebagai golongan surah Makkiyah memiliki tema sentral yaitu penegasan akidah (tauhid), kenabian serta peringatan tentang hari kiamat dan kebangkitan. Struktur Surah Al-Anbiya’ tersusun secara sistematis dengan struktur naratif yang logis dan progresif: Dimulai peringatan keras tentang hari kiamat, dilanjutkan dengan dalil rasional tentang kekuasaan Allah, kemudian pembahasan tentang kematian, kisah-kisah nabi terdahulu sebagai bukti historis dan legitimasi kerasulan, dan ditutup dengan seruan pada persatuan dalam tauhid. Dari aspek historis, surah ini turun di tengah kondisi masyarakat Mekkah yang berada dalam kesyirikan, penolakan terhadap kenabian, serta pengingkaran terhadap hari kebangkitan. Asbabun nuzul dari beberapa ayat kunci memperkuat konteks penurunan wahyu yang relevan dengan tantangan dakwah Nabi Muhammad SAW. Surah ini memperlihatkan kesinambungan pesan dakwah dari para Nabi sebelumnya hingga Nabi Muhammad SAW, serta mengajak manusia kembali pada ajaran murni Islam. Penelitian ini membuktikan bahwa Surah Al-Anbiya’ memiliki kesatuan tematik dan retorika yang kuat, sekaligus menunjukkan respons wahyu terhadap realitas masyarakatnya.
Downloads
References
Abdullah, Farhat, Nur Hayati, and Kholis Kohari. “The Da’wah Challenge of the Prophets in the Surat Al-Anbiya’.” Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial 3, no. 2 (2022): 1–25. https://doi.org/10.34005/spektra.v3i2.1877.
Al-Biqa’i. Nazm Al-Durar Fi Tanasub Al-Ayat Wa Al-Suwar. III. Beirut, Lebanon: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 2006.
Al-Farmawi, Abd Al-Hayyi. Al-Bidayah Fi Al-Tafsir Al-Maudhu’iy, Terj. Suryan A. Jamrah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1994.
An-Nisaburi, Al-Wahidi. Asbabun Nuzul: Sebab-Sebab Turunnya Ayat-Ayat Al-Qur’an. Edited by A. Syifa’ul Qulub. I. Surabaya: Amelia Surabaya, 2014.
As-Suyuthi, Jalaluddin. Asbabun Nuzul: Sebab-Sebab Turunnya Ayat Al-Qur’an. Edited by Aba Fira. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2014.
Asbib, Rizka Thoriq, and Alfiyatul Azizah. “Penerapan Kaidah Thibaq Dan Pengaruhnya Dalam Penafsiran Al-Qur’an Surah Al-Anbiya.” Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 5, no. 2 (2023): 164–79. https://doi.org/10.51339/muhad.v5i2.1392.
Cuypers, Michael. The Composition of the Qur’an: Rhetorical Analysis. London: Bloomsbury Academic, 2015.
Fatoni, Ahmad. “Tafsir Mawdhu’i Li Al-Surah ; Analisis Kitab Al-Tafsir Al-Mawdhu’ i Bayna Al-Nazhriyyah Wa Tathbiqi Karya Salah ‘Abdul Fattah Al-Khalidi” 19, no. 2 (2023): 249–67. https://doi.org/doi.org/10.21009/JSQ.019.2.06.
Fina, Lien Iffah Naf’atu. “Catatan Kritis Angelika Neuwirth Terhadap Keserjanaan Barat Dan Muslim Atas Al-Qur’an: Menuju Tawaran Pembacaan Al-Qur’an Pra-Kanonisasi.” Nun 2, no. Januari 2016 (2016): 57–80.
Hamidi, Ali, Iain Salatiga, and Mohamad Nuryansah. “Qashash Al-Qur’an: Kajian Do’a Nabi Ayyub Dalam Qs Al-Anbiya 83-84 Dan Kontektualisasinya Di Masa Pandemi.” Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 09 (2021).
Hasrul, Sodik. “Tafsir Al-Qur’an Al-Karim; Karya Mahmud Syaltut.” UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2016.
Irawan, Rudy. “Metode Kontekstual Penafsiran Al-Qur’an Perspektif Fazlur Rahman.” Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Al-Hadits 13, no. 2 (2020): 171–94. https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v13i2.4164.
Kaltsum, Lilik Ummi. Mendialogkan Realitas Dengan Teks. Surabaya: Putra Media Nusantara, 2010.
Manna Khalil Al-Qattan. Pengantar Studi Ilmu Al-Quran. Edited by Abduh Zulfidar Akaha & Muhammad Ihsan. Cet. ke-1. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2019.
Milal, Mukhamad Syaiful. “Conversation Principles: Study of Surah Al-Anbiya’ Paragraph 89, 87, 85 and 83.” Jurnal CMES 15, no. 1 (2022): 34. https://doi.org/10.20961/cmes.15.1.54867.
Mohammad Nor Ichwan. Tafsir Ilmiy Memahami Al-Qur’an Melalui Pendekatan Sains Modern. I. Jogja: Menara Kudus, 2004.
Munawar, S.A.H.A. Aktualisasi Nilai-Nilai Qur’ani Dalam Sistem Pendidikan Islam. Ciputat Press, 2003. https://books.google.co.id/books?id=oPGaAAAACAAJ.
Muslimin. “Kontribusi Tafsir Maudhu’i Dalam Memahami Al-Quran.” Jurnal Pemikiran Keislaman 30, no. 1 (2019): 75–84. https://doi.org/10.33367/tribakti.v30i1.662.
Nazhifah, Dinni. “Tafsir-Tafsir Modern Dan Kontemporer Abad Ke-19-21 M.” Jurnal Iman Dan Spiritualitas 1, no. 2 (2021).
Qatthan, Manna’. Mabahits Fi ’Ulum Al-Qur’an. Maktabah Wahbah. Kairo: Maktabah Wahbah, 1995.
Qusyaeri Aziz, Andi Fatihul Faiz Aripai, Nur Laili Nabilah Nazahah Najiyah. “PENAFSIRAN AL-QUR’AN BERBASIS SURAH : MELACAK KONSEP NIZAM AL-QUR’AN HAMID AL-DIN AL-FARAHI.” Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 8461 (2023): 73–87.
Qutb, Sayyid. Tafsir Fi Zhilalil Qur’an, Terjemahan. Super Luks. Depok: Gema Insani, 2000.
Saeed, Abdullah. Interpreting the Qur’an: Towards a Contemporary Approach. London: Routledge, 2006. https://doi.org/10.4324/9780203016770.
Salah Abdul Fattah al-Khalidi. Tafsir Al-Maudhu’i Bayna Nazariyyah Wa Tathbiqi. Oman: Dar al-Nafais, 2012.
Shihab, M. Quraish. Membumikan Al-Qur’an. XIX. Bandung: Mizan, 1999.
———. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, Dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2012.
Shihab, M Quraish. Wawasan Al-Quran : Tafsir Tematik Atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan Pustaka, 1996.
Yamani, Moh. Tulus. “Memahami Al-Qur’an Dengan Metode Tafsir Maudhu’i.” Jurnal PAI 1, no. 2 (2015): 273–91.
Yasif Maladi, Wahyudi. “Makna Dan Manfaat Tafsir Maudhu ’ i.” UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2021. https://etheses.uinsgd.ac.id/40733/1/BUKU IAT-Makna dan Manfaat Tafsir Maudhu-Sitasi.pdf.
Yunus, Badruzzaman M., Abdul Rohman, and Ahmad Jalaludin Rumi Durachman. “Studi Komparatif Pemikiran Al-Farmawi, Baqir Shadr Dan Abdussatar Fathallah Tentang Tafsir Maudhui.” Jurnal Iman Dan Spiritualitas 1, no. 3 (2021): 286–96. https://doi.org/10.15575/jis.v1i3.12836.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Ilham Saputra Ilham, Masruchin Masruchin, Abuzar Alghifari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






