Aktualisasi Nilai Pendidikan Islam Wasathiyah Dalam Memelihara Harmoni Sosial di Basis Multikultural Desa Pait
Keywords:
Islamic Wasathiyah; Social Harmony; Multicultural; Desa PaitAbstract
This study aims to analyze and reveal the conception of Islamic Wasathiyah education values amidst diversity, the pattern of social harmony among religious communities in Desa Pait, and the actualization of Islamic Wasathiyah education values in maintaining social harmony in the multicultural base of Desa Pait. This qualitative research uses a field study design conducted in Desa Pait. Data collection is done through observation techniques, interviews, and documentary studies. The research results conclude three important points. First, Islamic Wasathiyah education values are the essence of Islamic teachings characterized by moderation (al-Tawassuth), balance (al-Tawazun), and tolerance (al-Tasamuh), which are important for uniting multicultural societies. Second, social harmony in the multicultural area of Desa Pait proceeds peacefully based on moderate Islamic teachings within the framework of religious, national, and humanitarian values. Third, the actualization of Islamic Wasathiyah education values in maintaining social harmony in Desa Pait is carried out through several ways, namely: (1) making mosques as centers for spreading Islamic Wasathiyah da'wah and as educational facilities for Muslims, (2) through education within the family environment, (3) through school education that integrates Islamic Wasathiyah education values in the curriculum, teaching approaches, and educational ecosystem, (4) preserving positive cultures together with religious figures, the government, and all elements of society.
Downloads
References
Alfian, Ali Nur. “Pendidikan Islam Menurut Azyumardi Azra Seorang Sejarawan Dan Intelektual.” Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah 2, no. 1 (2023): 182–89. https://doi.org/10.22437/krinok.v2i1.24534.
Ali, Nur Berlian., Untung Mursalim, Abdul Azis Muslim, dan Irsyad Zamjani. Pendidikan Kebinekaan Pada Satuan Pendidikan Menengah. Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Balitbang, Kemendikbud, 2017. https://litbang.kemdikbud.go.id.
Ambarudin, R. Ibnu. “Pendidikan multikultural untuk membangun bangsa yang nasionalis religius.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 13, no. 1 (2016): 28–44. https://doi.org/10.21831/civics.v13i1.11075.
Andiko, Toha. “Melacak akar konflik dalam islam dan solusi bagi kerukunan umat beragama di indonesia.” Jurnal Madani 17, no. 1 (2013): 39–52.
Chusna, Miftahul. “Survei BNPT: 85% Milenial Rentan Terpapar Radikalisme,” 2020. https://daerah.sindonews.com/read/271234/174/survei-bnpt-85-milenial-rentan-terpapar-radikalisme-1608178335.
Fahmi, Muhammad, Senata Adi Prasetia, Abd. Rouf, Syaifuddin Syaifuddin, Sukron Djazilan, Muhammad Salman Alfarizi, dan Adam Sukron Ma’mun. “Urgensi Pengarusutamaan Moderasi Beragama melalui Aktualisasi Doktrin Aswaja An-Nahdliyah di Sekolah.” Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars 6, no. 1 (2022): 1027–41. https://doi.org/10.36835/ancoms.v6i1.390.
Fales, Suimi. “Moderasi Beragama: Wacana Dan Implementasi Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Di Indonesia.” Jurnal Manthiq 7, no. 2 (2022): 221–29.
Haidar, Abdullah, Anifatul Kiftiyah, dan Evania Herindar Danur Putut Permadi. Moderasi Beragama di Tengah Isu Kontemporer. I. Jakarta: Kementerian Agama RI, 2023.
Hakim, Luqman, Abdul Bar Mursyid, AW Thobibi Bahja, dan Ali Masud. “Pengarusutamaan Paradigma Inklusif Dalam Ekosistem Pendidikan Islam Di Tengah Gejala Intoleransi Pelajar Muslim.” Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam 15, no. 02 (2023): 291–303.
Hanifatulloh, Bayu Alif, dan Ahmad Yasin. “Moderasi Pendidikan Islam dan Tantangan Masa Depan.” Tsamratul Fikri: Jurnal Studi Islam 14, no. 2 (2020): 137–49. https://doi.org/10.36667/tf.v14i2.529.
Harianto, Puji -. “Radikalisme Islam dalam Media Sosial (Konteks; Channel Youtube).” Jurnal Sosiologi Agama 12, no. 2 (2018): 297–326. https://doi.org/10.14421/jsa.2018.122-07.
Ikhwan, M. “Wawancara Dengan Kepala SMK Sunan Ampel Kasembon, Sabtu 21 September 2023 Pukul 16.00 di Malang.” n.d.
Larassati, Minten Ayu. “Pendekatan Inklusif Dalam Pendidikan Agama Islam.” KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science 2, no. 1 (2020): 64–67. https://doi.org/10.36761/kagangakomunika.v2i1.628.
Lestari, Julita. “Religious Pluralism in Indonesia: Challenges and Opportunities for National Unity.” Al-Adyan: Journal of Religious Studies 1, no. 1 (2020): 29–38.
Manap, Abdul. “Moderasi Beragama Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu 13, no. 3 (2022): 229–42. https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v13i3.503.
Marta, Bob. “Konflik Agama dan Krisis Intoleransi: Tantangan atau Mimpi Buruk Keberagaman Indonesia?” Depok, 2020. https://www.pskp.or.id/2020/08/06/konflik-agama-dan-krisis-intoleransi-tantangan-atau-mimpi-buruk-keberagaman-indonesia/.
Maulana, Fikri, B Rohman, dan Z A Riam. “Peran Masjid dalam Penyebaran Toleransi: The Role of Mosques in Spreading Tolerance.” Jurnal Bimas Islam 16, no. 2 (2023): 398–420.
Miles, M. B., A. M. Huberman, dan J Saldana. Qualitative Data Analysis: A Methods. Los Angeles: Sage Publications, 2018.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian kualitatif. Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018.
Muhtarom, Ali. Moderasi Beragama: konsep, nilai, dan strategi pengembangannya di pesantren. I. Pancora, Jakarta: Yayasan Talibuana Nusantara, 2020.
Mukhibat, M, NA Istiqomah, dan Nurul Hidayah. “Pendidikan Moderasi Beragama di Indonesia (Wacana dan Kebijakan).” Southeast Asian Journal of Islamic Education Management 4, no. 1 (2023): 73–88. https://doi.org/10.21154/sajiem.v4i1.133.
Murtadlo, Muhammad Khasib Amin, dan Abdul Khobir. “Pendidikan Moral Pandangan Immanuel Kant.” Jurnal Basicedu 7, no. 4 (2023): 2251–60. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5371.
Nata, Abuddin. “Konstruksi Moderasi Beragama: Memperluas Konsepsi dan Aplikasi melalui Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.” In KONSTRUKSI MODERASI BERAGAMA Catatan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 5–25. Banten: Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Jakarta, 2021.
Pramono, Yuli. Kecamatan Kasembon Dalam Angka 2019. Badan Pusat statistik Kabupaten Malang. Malang, 2019.
Purnama, Basuki Eka. “‘BNPT, Jelang Pergantian Kepala dan Tantangan Terorisme di Masa Depan,’” 2021. https://epaper.mediaindonesia.com/detail/bnpt-jelang-pergantian-kepala-dan-tantangan-terorisme-di-masa-depan.
Putra, Andika, Atun Homsatun, Jamhari Jamhari, Mefta Setiani, dan Nurhidayah Nurhidayah. “Pemikiran Islam Wasathiyah Azyumardi Azra sebagai Jalan Moderasi Beragama.” Jurnal Riset Agama 1, no. 3 (2021): 212–22. https://doi.org/10.15575/jra.v1i3.15224.
Qardhawi, Yusuf. Islam Jalan Tengah : Menjauhi Sikap Berlebihan Dalam Beragama, trans. oleh Alwi A.M. Bandung: Mizan Pustaka, 2017.
Qomariyah, Annisa, Afdal, dan Fauzi Al-Qomariyah. “Pentingnya Sarana Ibadah Sebagai Penunjang Pendidikan Islam Di SDN 004 Samarinda.” Jurnal Pendidikan 2, no. 02 (2021): 50–55.
Sahal, Husni. “Pesan Ketum PBNU Untuk NU Online: Selalu Sampaikan Islam Moderat.” NU Online, 2019. https://nu.or.id/nasional/pesan-ketum-pbnu-untuk-nu-online-selalu-sampaikan-islam-moderat-YL1TQ.
Sari, Melta. “Kebinekaan dan Keberagaman : Kerukunan Umat Beragama di Tengah Pluralitas.” MASALIQ ; Jurnal Dan Keberagaman, Kebhinekaan 2, no. 2 (2022): 282–99. https://ejournal.yasin-alsys.org/index.php/masaliq.
Shihab, M Quraish. Wasathiyyah : Wawasan Islam Tentang Moderasi Beragama. Tangerang: Lentera Hati Group, 2019.
Suharti, Sri, dan Nasri Kurniallah. “Pendidikan Islam Berbasis Inklusif dalam Kehidupan Multikultur.” Jurnal Penelitian 10, no. 1 (2016): 201–32. https://doi.org/10.21043/jupe.v10i1.868.
Sunarto. “Wawancara dengan Bapak Sunarto, Kepala Desa Pait, pada tanggal 18 Desember 2023, Pukul 16.00, di Malang.” 2023.
“Wawancara dengan Bapak H. Jasman, Tokoh Agama Islam Desa Pait Kecamatan Kasembon, pada Tanggal 18 Desember 2023 Pukul 19.30 di Malang.” n.d.
“Wawancara dengan Bapak Kuswanto, Kepala Dusun Pait Lor, pada Tanggal 23 Desember 2023, Pukul 14.30 di Malang.” n.d.
Wibisono. “Pluralisme Agama Dan Perubahan Sosial Dalam Perspektif Islam.” Jurnal Agama dan Lintas Budaya 1, no. 1 (2016): 12–24. http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/Religious.
Wibisono, Gunawan. “Membendung Paham Radikalisme Agama Dan Ekstrim Kiri Dalam Mempertahankan Eksistensi Pancasila.” Jurnal Communitarian 1, no. 1 (2018): 111–18. https://doi.org/10.56985/jc.v1i1.77.
Yunanto, S. Islam Moderat versus Islam radikal: Dinamika Politik Islam Kontemporer. 1 ed. Gejayan, Yogyakarta: Media Pressindo, 2018.
Zulkifli. “Moderasi Beragama: Perspektif Antropologi Sosial Budaya.” In Konstruksi Moderasi Beragama. Jakarta: PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Alfiana Af’idah R, Luqman Hakim, Muhammad Nasikh, Rosedah Sa’datul Marwah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




