Siklus Musim Tani sebagai Kurikulum Pendidikan Kontektual dalam Pendampingan Kelompok Anak di Wintaos, Gunungkidul

Authors

  • Nur Muhlis Purnawan Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.36781/khidmatuna.v4i2.1184

Keywords:

Anak-anak, Lingkungan Hidup, Pendidikan Kontekstual

Abstract

Program ini merupakan pendampingan dan pengorganisasian kelompok anak-anak di Wintaos, Gunungkidul oleh Sekolah Pagesangan. Pendampingan dan pengorganisasian ini bertujuan untuk mengenalkan lingkungan kehidupan serta mempersiapkan generasi petani yang mulai hilang. Aktivitas yang dilakukan mengedepankan pembelajaran yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari di Wintaos. Metode pendampingan dan pengorganisasian yang digunakan adalah observasi partisipatoris, diskusi, pendampingan kegiatan dengan sistem among Ki Hadjar Dewantara, project based learning, contextual based learning, presentasi hasil belajar, dan refleksi. Melalui pendampingan dan pengorganisasian ini, anak-anak di Wintaos, Gunungkidul yang awalnya berjarak dengan lingkungan kehidupannya akibat modernisasi dan sekolah formal, kini anak-anak mulai mengenali kembali lingkungan hidupnya. Anak-anak sudah dapat mengenali tumbuhan dan tanaman di sekitar serta pemanfaatannya. Mereka juga diperkenalkan dengan kerja-kerja pertanian yang sesuai kondisi geografis di tempat tinggal mereka. Selain diperkenalkan dan didekatkan dengan lingkungan hidup, anak-anak juga dikenalkan dengan pengetahuan yang kontemporer yang menunjang pengoptimalan potensi desa. Sehingga anak-anak dapat mempersiapkan diri untuk hidup di desa tanpa harus pergi ke kota.

References

Bakar, M. Y. A. (2012). Pengaruh Paham Liberalisme dan Neoliberalisme Terhadap Pendidikan Islam di Indonesia. TSAQAFAH, 8(1), 135. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v8i1.22

Baltodano, M. (2012). Neoliberalism and the demise of public education: the corporatization of schools of education. International Journal of Qualitative Studies in Education, 25(4), 487–507. https://doi.org/10.1080/09518398.2012.673025

Busch, L. (2017). Knowledge for Sale: The Neoliberal Takeover of Higher Education. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:158992574

Church, J., Gerlock, A., & Smith, D. L. (2018). Neoliberalism and Accountability Failure in the Delivery of Services Affecting the Health of the Public. International Journal of Health Services, 48(4), 641–662. https://doi.org/10.1177/0020731418793106

Connell, R. (2013). The neoliberal cascade and education: an essay on the market agenda and its consequences. Critical Studies in Education, 54(2), 99–112. https://doi.org/10.1080/17508487.2013.776990

Dave Hill, R. K. (2012). Global Neoliberalism and Education and its Consequences (D. Hill & R. Kumar (eds.)). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203891858

Dewantara, K.H. (2013). Ki Hadjar Dewantara: Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka Bagian I Pendidikan. Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa. UST Press.

Djamhuri, A., & Ekowati, W. H. (2023). Exploring Indonesian Higher Education Neoliberalization: A Discourse on the Role of Accounting. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 8(1), 258–286. https://doi.org/10.23887/jia.v8i1.63508

Hastings, M. (2019). Neoliberalism and Education. In Oxford Research Encyclopedia of Education. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acrefore/9780190264093.013.404

Hodge, S., Holford, J., Milana, M., Waller, R., & Webb, S. (2018). Economic theory, neoliberalism and the interests of educators. International Journal of Lifelong Education, 37(3), 279–282. https://doi.org/10.1080/02601370.2018.1484009

Holborow, M. (2018). Language skills as human capital? Challenging the neoliberal frame. Language and Intercultural Communication, 18(5), 520–532. https://doi.org/10.1080/14708477.2018.1501846

Hursh, D. (2000). Neoliberalism and the Control of Teachers, Students, and Learning. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:201335047

Klees, S. J. (2020). Beyond neoliberalism: Reflections on capitalism and education. Policy Futures in Education, 18(1), 9–29. https://doi.org/10.1177/1478210317715814

Lakes, R. D., & Carter, P. A. 2011. Neoliberalism and Education: An Introduction. Educational Studies, 47(2), 107–110. https://doi.org/10.1080/00131946.2011.556387

Lynch, K. (2006). Neo-Liberalism and Marketisation: The Implications for Higher Education. European Educational Research Journal, 5(1), 1–17. https://doi.org/10.2304/eerj.2006.5.1.1

Marginson, S. (2016). The worldwide trend to high participation higher education: dynamics of social stratification in inclusive systems. Higher Education, 72(4), 413–434. https://doi.org/10.1007/s10734-016-0016-x

Suratno, T. (2014). The education system in Indonesia at a time of significant changes. Revue Internationale d’éducation de Sèvres. https://doi.org/10.4000/ries.3814

Widuretno, Diah. (2017). Gesang di Lahan Gersang. Yogyakarta: Sekolah Pagesangan.

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Purnawan, N. M. (2025). Siklus Musim Tani sebagai Kurikulum Pendidikan Kontektual dalam Pendampingan Kelompok Anak di Wintaos, Gunungkidul . Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 20–29. https://doi.org/10.36781/khidmatuna.v4i2.1184

Issue

Section

Articles