Optimalisasi Pemanfaatan Bangunan Gedung Sekolah pada SD Negeri 1 Jatirejo
DOI:
https://doi.org/10.36781/khidmatuna.v2i1.406Keywords:
bangunan gedung, pemanfaatan, pemeliharaan, optimalAbstract
Bangunan gedung yang baik adalah bangunan yang sesuai dengan tata cara membangun gedung yang serasi dan selaras dengan lingkungan serta menjamin keandalan bangunan dari segi keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Kondisi sekarang ini banyak sekali bangunan yang rusak dikarenakan pemanfaatan dan perawatannya yang kurang optimal, seperti pada bangunan SD Negeri 1 Jatirejo yang terindikasi adanya keretakan pada elemen struktur, pemanfaatan energi listrik dan air yang belum optimal, dan banjir saat musim hujan yang berakibat pada terganggunya kegiatan belajar mengajar. Untuk itu diperlukan sebuah transfer pengetahuan mengenai bagaimana cara memanfaatkan bangunan yang baik agar tercipta kesadaran dalam perilaku merawat dan memelihara bangunan supaya fungsi bangunan tetap baik. Sasaran utama program pengabdian bukan hanya guru tetapi juga murid, sehingga metode sosialisasi yang kreatif dibutuhkan untuk tercaapainya tujuan. Pelaksanaan kegiatan ini dengan beberapa metode yaitu survei pendahuluan, koordinasi mitra, penilaian kondisi bangunan, sosialisasi, dan evaluasi. Hasil dari penilaian kondisi bangunan diketahui bahwa pemanfaatan bangunan gedung dengan nilai baik masih di bawah 50.00% yaitu 48.44%, artinya pemanfaatan bangunan gedung belum optimal. Setelah kegiatan ini dilakukan, keberhasilan dapat diidentifikasi dari perubahan perilaku sosial warga sekolah dengan adanya peningkatan kesadaran dalam merawat dan memelihara bangunan.
References
Ariyanto, A. S. (2020). Analisis Jenis Kerusakan Pada Bangunan Gedung Bertingkat (Studi Kasus pada Gedung Apartemen dan Hotel Candiland Semarang). Bangun Rekaprima: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora, 6(1, April), 45-57.
Lutfi, M., & Syaifullah, B. N. (2020). Analisis Kelayakan Bangunan Gedung Pasar Sukasari Bogor Melalui Pendekatan Laik Fungsi Bangunan. ASTONJADRO: CEAESJ, 9(1), 14-23.
Novianti, D., & Pertiwi, W. E. (2019). Implementasi Sanitasi Lingkungan di Sekolah Dasar: Laporan Inspeksi 2018 dari Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang Provinsi Banten. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(3), 175-186.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 24 tahun 2008. (2008). Tentang pedoman pemeliharaan bangunan gedung. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Rizali, A. G. (2020). Analisis Life Cycle Cost Pemeliharaan Gedung Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 2 Banjarbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Kalimantan MAB).
Rohmat, A. (2020). Analisis Kerusakan Struktur Dan Arsitektur Pada Bangunan Gedung (Studi Kasus: Gedung F Universitas Muhammadiyah Sukabumi). Jurnal Student Teknik Sipil, 2(2), 134-140.
Subkiman, A., Larasati, D. and Isdianto, B. (2014) ‘Pemanfaatan Pencahayaan Siang pada Interior Gedung Kampus PT Dahana sebagai Strategi Penerapan Prinsip Bangunan Berkelanjutan’, Jurnal Itenas Rekarupa © FSRD Itenas |, 2(2), pp. 64–73.
Sujatmiko, W. et al. (2020) Sistem Rating Bangunan Gedung Hijau. PUPR: Bandung.
Undang-Undang No.28 Tahun 2002. (2002) Tentang Bangunan Gedung. Jakarta: Republik Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Annisa Azhar Firdausi, Tantin Pristyawati, Rida Handiana Devi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






