PENDIDIKAN DAN PLURALISME: ANALISIS KRITIS ATAS SISTEM PENDIDIKAN AGAMA
Abstract
Salah satu kelemahan sistem pendidikan agama di Indonesia terletak pada kurangnya penekanan pada nilai-nilai moral yang mendukung hubungan harmonis antara sesama manusia. Tanpa mengabaikan nilai-nilai teologis, seperti iman, tauhid dan jihad, nilai-nilai moral yang dapat menciptakan hubungan harmonis ini perlu ditekankan melalui pendidikan agama.
Dari itu ada dua tawaran yang bisa kita lakukan untuk menghadapi permasalahan tersebut. Pertama, para anak didik akan lebih mudah meyerap nilai-nilai toleransi dan keharmonisan jika mereka mengenal para anak didik lain dari agama, etnik dan budaya yang berbeda. Hal ini dilakukakan agar mereka dapat saling mengenal dan pada gilirannya saling menghargai, bersahabat dan bahkan dapat bekerja sama. Kedua, dalam mengajarkan perbandingan agama, salah satu aspek yang perlu ditekankan adalah pendekatan yang digunakan. Agama-agama lain dapat dipahami dengan benar oleh para anak didik --dan juga oleh guru-guru atau dosen-dosen-- apabila pendekatan yang digunakan dalam mempelajari agama-agama itu adalah pendekatan simpatik, seperti pendekatan fenomenologis dan pendekatan dialogis, bukan pendekatan apologetis dan polemis.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright and License
Authors retain the copyright to their published works and grant Jurnal TARBAWI the right of first publication and a non-exclusive right to publish, distribute, archive, and disseminate the article.
All articles published in Jurnal TARBAWI are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to share, copy, redistribute, adapt, remix, transform, and build upon the published material for any lawful purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the original author(s), the original publication in Jurnal TARBAWI is acknowledged, and adapted material is distributed under the same license or another license permitted under CC BY-SA 4.0.
Authors are permitted to deposit and disseminate the final published version of their articles through institutional repositories, subject repositories, personal academic websites, and other scholarly platforms without an embargo period, provided that the original publication in Jurnal TARBAWI is properly acknowledged.
Further information is available in the journal's Copyright and Licensing Policy and Open Access Policy.

