Urgensi Pendidikan Orang Dewasa dalam Pemberdayaan Masyarakat Adat Kampung Naga
Abstract
Penelitian ini akan membuktikan bahwa involusi budaya masyarakat adat disebabkan oleh desakan pembaharuan. Semakin konservatif, semakin menolak inovasi."Andragogi” berasal dari bahasa Yunani yaitu andr yang berarti orang dewasa dan agogos yang berarti memimpin atau membimbing", maka dengan demikian andragogi dirumuskan sebagai suatu ilmu dan seni dalam membantu orang dewasa belajar, Berdasarkan pengertian tersebut, bahwa pendidikan orang dewasa adalah suatu proses belajar yang sistematis dan berkelanjutan pada seseorang yang memiliki status dewasa (berdasarkan ciri utama peran sosialnya) dengan tujuan untuk mencapai perubahan pada pengetahuan, sikap, nilai dan keterampilannya. Dalam Al-Quran dan Hadith mengatakan bahwa "Agama Islam memberikan dorongan kuat agar pemeluknya senantiasa belajar", agama memberikan motivasi kepada masyarakat bahwa belajar itu merupakan kewajiban setiap pemeluk agama.Motivasi agama bagi manusia, untuk mengembangkan kemampuan berpikir dalam mengolah potensi alam, telah ditegaskan di dalam Al-Quran, sehingga pembelajaran keagamaan di dalam masyarakat memiliki posisi, agama secara sosiologis dapat digolongkan ke dalam tiga peran, peran suplementer, peran komplementer dan peran pionir. Sumber primer yang dipakai dalam penelitian ini adalah ketua dan anggota masyarakat adat Kampung Naga.Sedangkan sumber sekunder adalah literature yang relevan dengan fokus penelitian ini.Metode penelitian ini menggunakan participatory action research dengan pendekatan antropologi pendidikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright and License
Authors retain the copyright to their published works and grant Jurnal TARBAWI the right of first publication and a non-exclusive right to publish, distribute, archive, and disseminate the article.
All articles published in Jurnal TARBAWI are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to share, copy, redistribute, adapt, remix, transform, and build upon the published material for any lawful purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the original author(s), the original publication in Jurnal TARBAWI is acknowledged, and adapted material is distributed under the same license or another license permitted under CC BY-SA 4.0.
Authors are permitted to deposit and disseminate the final published version of their articles through institutional repositories, subject repositories, personal academic websites, and other scholarly platforms without an embargo period, provided that the original publication in Jurnal TARBAWI is properly acknowledged.
Further information is available in the journal's Copyright and Licensing Policy and Open Access Policy.

