Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam Peningkatan Prestasi Belajar Siswa di SMP 10 Nopember Sidoarjo
Keywords:
MBS, Prestasi Belajar, SMK 10 NopemberAbstract
Diberlakukannya UU Nomor 22 tahun 1999 tentang pemerintahan Daerah, sangat besar pengaruhnya terhadap pendidikan. Kebijakan yang semula dikendalikan oleh pemerintah pusat (sentralistik) diserahkan sepenuhnya kepada daerah (desentralistik). Dalam konteks otonomi daerah, saat ini sedang dikembangkan implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), sehingga sekolah mempunyai kemandirian untuk dapat mengoptimalkan seluruh komponen/warga sekolah. Dimana seluruh warga sekolah dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan. Oleh sebab itu, semua pihak yang terlibat perlu memahami benar pengertian MBS, manfaat, masalah-masalah dalam implementasinya, dan yang terpenting adalah pengaruhnya terhadap prestasi belajar siswa. Berangkat dari latar belakang inilah penulis kemudian ingin membahasnya dalam Penelitian Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di SMP 10 Nopember Sidoarjo. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), serta faktor pendukung dan penghambat implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMP 10 Nopember Sidoarjo. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di SMP 10 Nopember Sidoarjo, yang meliputi manajemen kurikulum dan pengajaran, tenaga pendidikan, hubungan sekolah dengan masyarakat, serta layanan khusus telah berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan yaitu mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Namun bukan berarti Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa ini tanpa adanya hambatan. Masih ada beberapa hambatan seperti kurangnya partisipasi orang tua siswa dalam pengembangan sekolah, masih adanya pengaruh dari pusat (Diknas) dalam pengambilan keputusan sekolah, serta terbatasnya pengetahuan tentang Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), sehingga dalam penerapannya cenderung apa adanya dan kurang kreatif.
Kata Kunci: MBS, Prestasi Belajar, SMK 10 November
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Fathul Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright and License
Authors retain the copyright to their published works and grant Jurnal TARBAWI the right of first publication and a non-exclusive right to publish, distribute, archive, and disseminate the article.
All articles published in Jurnal TARBAWI are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to share, copy, redistribute, adapt, remix, transform, and build upon the published material for any lawful purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the original author(s), the original publication in Jurnal TARBAWI is acknowledged, and adapted material is distributed under the same license or another license permitted under CC BY-SA 4.0.
Authors are permitted to deposit and disseminate the final published version of their articles through institutional repositories, subject repositories, personal academic websites, and other scholarly platforms without an embargo period, provided that the original publication in Jurnal TARBAWI is properly acknowledged.
Further information is available in the journal's Copyright and Licensing Policy and Open Access Policy.

