Reorientasi, Peran dan Tantangan Pendidikan Islam di Tengah Pandemi
Keywords:
Reorientasi, Peran, Tantangan, Pendidikan Islam, Pandemi Covid-19Abstract
Tahun 2020 menjadi tahun kelabu bagi pendidikan Islam. Pandemi COVID-19 telah merombak tatanan pendidikan Islam yang berlangsung “nyaman” selama ini. Masa depan pendidikan Islam, madrasah dan pesantren yang tersebar se-antero Nusantara terancam mengalami lost education sehingga dikhawatirkan lost generation. Kebijakan Work From Home (WFH), social and physical distancing, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menggunakan sistem daring (online) turut meramaikan dinamika pendidikan Islam. Pembelajaran yang semula dilakukan secara luring beralih menjadi daring. Penerbitan SKB (surat keputusan bersama) empat menteri tentang penyelenggaran pembelajaran di awal tahun pelajaran 2020/2021, dan Surat Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2791 Tahun 2020 tentang panduan kurikulum darurat bagi madrasah untuk mendukung pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 menjadi bukti untuk itu. Keputusan kementerian di atas mengindikasikan bahwa sudah waktunya reorientasi dan peran pendidikan Islam mulai mengakselerasi format pembelajarannya. Pengadaptasian semacam ini merupakan sebuah keharusan dalam menjawab tantangan pendidikan Islam di tengah pandemi. Reorientasi dan revitalisasi peran, serta tantangan pendidikan Islam adalah keniscayaan dalam merespons suasana pandemi Covid-19 dan era disrupsi teknologi 4.0. Artikel ini hendak mengeksplorasi bagaimana reorientasi, peran dan tantangan pendidikan Islam di tengah pandemi.
Downloads
Downloads
Published
Versions
- 12-08-2021 (2)
- 11-07-2021 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright and License
Authors retain the copyright to their published works and grant Jurnal TARBAWI the right of first publication and a non-exclusive right to publish, distribute, archive, and disseminate the article.
All articles published in Jurnal TARBAWI are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to share, copy, redistribute, adapt, remix, transform, and build upon the published material for any lawful purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the original author(s), the original publication in Jurnal TARBAWI is acknowledged, and adapted material is distributed under the same license or another license permitted under CC BY-SA 4.0.
Authors are permitted to deposit and disseminate the final published version of their articles through institutional repositories, subject repositories, personal academic websites, and other scholarly platforms without an embargo period, provided that the original publication in Jurnal TARBAWI is properly acknowledged.
Further information is available in the journal's Copyright and Licensing Policy and Open Access Policy.

