ICT dan Perubahan Budaya di Indonesia: Kajian atas Penggunaan ICT Kecenderungan Perubahan Budaya Masyarakat Indonesia
Abstract
Pertumbuhan Information and Communication Technology (ICT) dalam berbagai bidang telah ikut merubah wajah budaya orang Indonesia. Budaya tersebut berkenaan dengan dua hal. Pertama, perubahan budaya dalam kaitannya dengan teknologi informasi yang menjadi instrument atas modernisasi informasi. Kedua, perkembangan tekonologi komunikasi telah membawa perubahan budaya di masyarakat menjadi budaya siber (cyberculture). Pertumbuhan telepon pintar (smartphone) dan penggunaan sosial media serta mesin pencari (search engine) menjadi fenomena tak terelakkan dalam konteks budaya kekinian. Semua hal di atas didasari atas kecenderungan manusia atas kebutuhan informasi dan komunikasi yang berkesinambungan yang telah membawa manusia pada satu sistem budaya desa global (global village). Fenomena ini dalam perkembagannya tidak saja berada dalam koridor positif seperti dikehendaki semula tap telah membawa efek bawaan dari budaya siber yang terus berlangsung. Dari itu perlu upaya sadar untuk tetap menggunakan dan menempatkan kesemuanya dalam tujuan-tujuan positif dan menghindari sebisa mungkin dari kemungkinan-kemungkinan destruktif yang bisa terjadi serta penyimpangan sosial yang dihasilkan dari defusi sosial yang dihasilkan. Upaya-upaya tersebut dilakukan dengan membuat regulasi di tingkatan pengambil kebijakan serta upaya preventif yang dilakukan secara bersama oleh masyarakat dan pemerintah.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright and License
Authors retain the copyright to their published works and grant Jurnal TARBAWI the right of first publication and a non-exclusive right to publish, distribute, archive, and disseminate the article.
All articles published in Jurnal TARBAWI are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to share, copy, redistribute, adapt, remix, transform, and build upon the published material for any lawful purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the original author(s), the original publication in Jurnal TARBAWI is acknowledged, and adapted material is distributed under the same license or another license permitted under CC BY-SA 4.0.
Authors are permitted to deposit and disseminate the final published version of their articles through institutional repositories, subject repositories, personal academic websites, and other scholarly platforms without an embargo period, provided that the original publication in Jurnal TARBAWI is properly acknowledged.
Further information is available in the journal's Copyright and Licensing Policy and Open Access Policy.

